Selasa 26 Mei 2020, 00:51 WIB

PNS Kemenko Perekonomian Work From Office Mulai 27 Mei

Rudy Polycarpus | Ekonomi
PNS Kemenko Perekonomian Work From Office Mulai 27 Mei

Antara
Ilustrasi karyawan bekerja

 

KEMENTERIAN Perekonomian  menggelar acara halalbihalal secara virtual yang diikuti lebih dari 600 PNS dari kementerian tersebut, Senin (25/5).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya mengumumkan kepada jajarannya untuk bersiap menjalani aktivitas pekerjaan kembali secara terbatas dengan syarat melakukan protokol kesehatan secara ketat. 

Dalam pidatonya yang juga disiarkan melalui aplikasi Youtube, Airlangga yang didampingi jajaran eselon I Kemenko Perekonomian menegaskan tugas dan tantangan sektor perekonomian akan jauh lebih berat. 

Hal itu disebabkan harus menyosialisasikan dan mendorong kehidupan normal baru untuk menggerakkan kembali ekonomi nasional yang sempat menurun akibat pandemi sekaligus tetap fokus memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Tugas pemerintah di sektor ekonomi adalah menjaga pertumbuhan, agar 7 juta tenaga kerja yang sebelumnya belum bisa bekeja, ditambah lagi 2 juta yang terdampak korona saudara-saudara yang kita kehilangan pekerjaan. Dalam situasi seperti ini kita berharap bahwa kesempatan bekerja bisa ditimbulkan lagi, agar semangat untuk membangun perekonomian di tiap-tiap keluarga Indonesia bisa tumbuh kembali. Dan pada akhirnya tentu kita berharap dengan pemulihan ekonomi bisa membawa bangsa kita keluar dari kurva penurunan ekonomi," tegas Airlangga.

Untuk itu Airlangga mengumumkan bahwa kementeriannya akan memulai kembali untuk beraktivitas di kantor atau work from office (WFO). Hal tersebut dilakukan secara bertahap.

"Pada Kamis besok, 27 Mei, Kemenko Perekonomian berencana akan mengambil inisiatif untuk work from office secara terbatas. Dan, tentunya, kita harus menunjukkan protokol kesehatan yang diterapkan di dalam mekanisme kerja Work From Home tersebut," ungkapnya. 

Ia menegaskan Kemenko Perekonomian harus siap menjalankan tugas yang diamanatkan. Tentunya yang yang utama dan terpenting adalah pemulihan ekonomi nasional.

"Satu hal yang kita hikmati bersama dari ramadan dan pandemi Covid-19 adalah, kita perlu meningkatkan solidaritas sosial, kita perlu meningkatkan bekerja sama secara gotong royong," ujarnya. 

Secara luas, Airlangga meminta peran masyarakat dalam memutus rantai penyebaran koronadengan cara menerapkan disiplin tinggi dalam menjalani kehidupan normal baru. 

"Tanggung jawab untuk menyelesaikan Covid-19 bukan hanya tugas pemerintah tapi sampai unit terkecil keluarga juga perlu disiplin dalam memasuki era new normal, era yang mengharuskan kita memakai masker, mencuci tangan, mengukur temperatur, dan juga mempersiapkan fasilitas kesehatan agar kita mencegah adanya gelombang kedua penyebaran Covid 19 atau second wave," jelasnya.

Acara halalbihalal diisi pula tausiyah dan doa dari intelektual Muslim Prof Dr Komaruddin Hidayat. Dalam ceramahnya, Komaruddin Hidayat mengingatkan agar tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan negara juga harus melibatkan partisipasi berbagai unsur masyarakat sipil khususnya kalangan agama di Tanah Air. (OL-8).

Baca Juga

Antara

Neraca Perdagangan Juni 2020 Surplus US$1,27 Miliar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 15 Juli 2020, 13:50 WIB
BPS mencatat terjadinya surplus pada neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 sebesar US$1,27...
MI/BARRYFATHAHILLAH

Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Kena Dampak Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 15 Juli 2020, 11:04 WIB
BKPM membuat strategi salah satunya ialah membentuk Satuan Tugas (Satgas) realisasi investasi yang telah berhasil mengawal 7 perusahaan...
Dok: SKK Migas

SKK Migas Beri Insentif pada KKKS untuk Tingkatkan Investasi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 15 Juli 2020, 10:23 WIB
Kebijakan pemberian insentif berupa penundaan penyetoran Dana ASR diupayakan SKK Migas untuk menjaga stabilitas keuangan dan operasional...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya