Senin 25 Mei 2020, 17:30 WIB

Dua Hari ini Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Turun

Andhika Prasetyo | Humaniora
Dua Hari ini Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Turun

Dok.BNPB
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

 

DALAM dua hari terakhir, pemerintah mencatat penurunan kasus konfirmasi positif covid-19 di tanah air.

Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, Senin (25/5), pasien yang dinyatakan terinfeksi virus korona hanya sebesar 479 orang.

Sebelumnya, pada Minggu (24/5), kasus positif tercatat 526 orang. Pada Sabtu (23/5), jumlah kasus terkonfirmasi bahkan lebih fantastis yakni mencapai 949 orang. Dengan tambahan tersebut, total pasien positif covid-19 di Tanah Air mencapai 22.750 kasus.

Angka kesembuhan juga mengalami kenaikan dari hari sebelumnya. Pada Minggu (24/5), pemerintah mencatat pasien yang pulih dan lepas perawatan rumah sakit sebanyak 153 orang. Hari ini, kasus yang sembuh mencapai 240 orang.

"Total angka kesembuhan kini mencapai 5.642 orang," ujar Yurianto di Kantor BNPB.

Adapun, jumlah korban meninggal dalam 24 jam terakhir tercatat 19 orang. Angka kematian itu sedikit lebih kecil dari hari sebelumnya yakni 21 kasus.

Yuri, begitu sapaan akrabnya, meminta masyarakat terus menjalankan protokol kesehatan sebagaimanaa diinstruksikan pemerintah.

"Faktor pembawa penyakit ini adalah manusia. Virus ini berkembang di saluran pernapasan dan akan keluar ketika berbicara, batuk atau bersin. Maka itu, kita harus terus menjaga jarak, hindari kerumunan untuk mengurangi risiko penularan," ucapnya.

Jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak, Yuri meminta masyarakat tetap berada di rumah.

"Kalaupun terpaksa keluar, gunakan masker dan jaga jarak. Jangan sampai nanti keluarga kita di rumah tertular oleh anggota yang baru saja keluar dan membawa virus," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Belajar Dari Flu Burung untuk Tangani Pandemi Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 10 Juli 2020, 12:05 WIB
Guru Besar Madya Departemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor Bayu Krisnamurthi menekankan pentingnya fokus penanganan di tingkat daerah...
MI/RAMDANI

BKKBN Soroti Kehamilan tidak Dikehendaki Akibat Pandemi Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 10 Juli 2020, 11:14 WIB
"Kehamilan yang tidak dikehendaki masih cukup tinggi. Rata-rata nasional 17,5% yang kehamilan yang tidak...
MI

BKKBN Perkuat Pembangunan Kependudukan lewat Regulasi

👤Zubaedah Hanum 🕔Jumat 10 Juli 2020, 10:55 WIB
TANTANGAN kependudukan di masa yang akan datang diprediksi semakin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya