Senin 25 Mei 2020, 17:05 WIB

Yang ke Pasar Antri Cimahi Sepekan Ini Lapor ke Puskesmas

Depi Gunawan | Nusantara
Yang ke Pasar Antri Cimahi Sepekan Ini Lapor ke Puskesmas

MI/Depi Gunawan
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Pasar Antri Kota Cimahi setelah ditemukan dua pedagang positif Covid-19.

 

WARGA Cimahi yang dalam sepuluh hari terakhir ke Pasar Antri diminta melapor ke puskesmas. Menyusul ditemukanya dua pedagang di sana terkonformasi positif Covid-19.

"Bagi warga yang dalam sepekan terakhir pernah melakukan transaksi atau kontak langsung dengan pedagang yang terkonfirmasi positif agar segera melapor ke Puskesmas terdekat," imbau Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kearsipan dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi, Harjono, Senin (25/5)

Warga yang mengalami gejala gangguan kesehatan, jelas Harjono, seperti demam, penurunan fungsi indra penciuman dan perasa serta diare untuk segera memeriksakan ke Puskesmas.

Diketahui, dua orang yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan seorang wanita pedagang aksesoris serta seorang lagi laki-laki pedagang kelontong. Keduanya sudah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Pemkot Cimahi serta pengelola Pasar Antri saat ini sedang mengatur jadwal rapid test dan swab test bagi seluruh pedagang serta pengelola pasar. Berdasarkan informasi sementara, ada sekitar 1.000 pedagang yang biasa berjualan di pasar terbesar di Kota Cimahi itu.

"Kami baru terima data sementara dan denahnya saja, akan dipetakan dulu seperti apa penyebarannya. Karena tak bisa gegabah, test butuh biaya dan waktu. Perlu skala prioritas, bisa dikombinasikan antara swab test dan rapid test. Besok dirapatkan untuk tentukan teknisnya," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini.

Chanifah mengakui, untuk melacak sumber penularan virus korona yang menyerang pedagang Pasar Antri sedikit terhambat, sebab salah satu pasien sempat shock ketika dijemput tim medis dari rumahnya.

"Tracking dengan mewawancarai pasien perlu dilakukan saat kondisinya sudah tenang. Tidak bisa dipaksakan, tunggu kondisinya stabil," ujarnya.

Berdasarkan aturan Pemkot Cimahi, aktivitas pasar akan dihentikan selama 14 hari. Pedagang masih dibolehkan ke pasar asalkan hanya untuk mengambil barang di kiosnya. "Pedagang yang mau mengambil barang dagangannya, dipersilakan. Tapi tidak untuk berdagang, cukup hanya ambil barang saja sambil bersih-bersih di sekitar kiosnya. Tetapi wajib didamping petugas," jelasnya.

Hingga Minggu, 24 Mei 2020, jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Kota Cimahi mencapai 1.579 orang, dimana 1.372 orang di antaranya sudah diperiksa dan hasilnya negatif sementara sisanya masih dalam pemantauan.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) 519 orang, sebanyak 445 orang telah selesai diperiksa dan hasilnya negatif. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 47 orang, 25 orang dinyatakan negatif.

Untuk pasien positif Covid-19 berjumlah 78 orang, 21 orang telah dinyatakan sembuh serta 54 orang masih diisolasi. Pasien meninggal Covid-19 berjumlah 3 orang. (OL-13)

Baca Juga: Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Antri Cimahi Ditutup

Baca Juga

Antara

Per Hari, Rerata 125 Orang Positif Korona di Sumut

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 10 Juli 2020, 22:49 WIB
Lonjakan kasus positif dalam tiga hari terakhir sangat tidak sebanding dengan jumlah pasien sembuh yang hanya rata-rata 11 orang setiap...
MI/Gabriel Langga

Biaya Rapid Test di Manggarai Barat Mahal

👤John Lewar 🕔Jumat 10 Juli 2020, 21:30 WIB
Para pelajar dan masyarakat umum di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluhkan mahalnya biaya rapid test yang...
MI/Dwi Apriani

Ratusan Nelayan Muba Diverifikasi Kemen ESDM Konversi BBM ke BBG

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 10 Juli 2020, 20:15 WIB
Verifikasi itu bagian dari program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya