Senin 25 Mei 2020, 10:28 WIB

Hari Kedua Lebaran, TPU di Tasikmalaya Masih Ramai Dikunjungi

Kristiadi | Nusantara
Hari Kedua Lebaran, TPU di Tasikmalaya Masih Ramai Dikunjungi

ANTARA/Feny Selly
Ilustrasi--Warga berziarah kubur.

 

PEMBERLAKUAN pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya pada hari kedua Lebaran tidak menyurutkan warga untuk berziarah ke tempat pemakaman umum (TPU) Cieunteung, Kecamatan Indihiang.

Pantauan di beberapa makam yang selama ini dipenuhi peziarah mulai dari TPU Cinehel, Jalan Leuwidahu, Benda, Kelurahan Cikalang, Taman Makam Pahlawan, Karoeng, Cibodas, Kecamatan Purbaratu, dan TPU Lapang Tangsi, Cicurug lainnya.

Meski begitu, peziarah tetap mematuhinya anjuran pemerintah dengan memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

Baca juga: Gubernur Sumsel Silaturahmi Visual dengan Pejabat dan Warga

Salah satu peziarah, Nanang, 50, mengatakan, dirinya sengaja berziarah ke makam keluarga pada hari kedua Lebaran karena hal itu telah menjadi tradisi keluarga meskipun setiap tahun selalu menyempatkan diri.

Tapi, dia menegaskan tetap menjalankan anjuran pemerintah dengan menjaga jarak, harus memakai masker dan jangan berkerumun.

"Saya tetap mengikuti anjuran pemerintah saat keluar rumah, yaitu menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing) dan mengenakan masker. Karena, selama ini, saya juga terlalu khawatir ketika berpergian keluar rumah saat pandemi covid-19. Ziarah kubur tersebut merupakan keyakinan pribadi dan keluarga," katanya, Senin (25/5).

Nanang mengatakan, dirinya memberanikan diri keluar rumah lantaran Kota Tasikmalaya tidak termasuk dalam zona merah penyebaran virus korona dan yang penting tetap jaga diri sendiri.

"Meningkatnya jumlah pasien tidak membuat warga Kota Tasikmalaya takut keluar rumah. Momen berziarah ke makam memang di hari pertama maupun kedua Lebaran selama ini merupakan kebiasaan yang dilakukannya setiap tahun. Saya bersama keluarga berupaya melakukannya, karena ini dilakukannya setiap tahun sekali," ujarnya.

Berdasarkan laporan evaluasi PSBB Provinsi Jawa Barat (Jabar), awalnya, Kota Tasikmalaya ditetapkan sebagai daerah zona merah hingga kini direvisi menjadi zona kuning.

Penyebaran Covid-19, kasus positif selama ini mengalami peningkatan hingga tercatat 47 kasus positif di antaranya 23 orang terkonfirmasi melalui tes swab dan 24 orang melalui uji cepat (rapid test). (OL-1)

Baca Juga

dok.MI

Warga dari Zona Merah Jangan Berlibur Dulu ke Jogja

👤Ardi T Hardi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:50 WIB
WARGA dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya dar wilayah zona merah penyebaran Covid jangan datang ke DIY...
ANTARA/Raisan Al Farisi

KLHK Gugat Empat Perusahaan di Cimahi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:10 WIB
Pada tahun ini, sudah ada dua perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan hasil putusan pengadilan yang dimenangkan...
MI/Cikwan Suwandi

Dituding Sebarkan Hoax, Ketua PCNU Karawang Dilaporkan ke Polisi

👤Cikwan Suwandi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:55 WIB
PARTAI Koalisi pengusung Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh melaporkan Ketua PC NU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasby atas tudingan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya