Minggu 24 Mei 2020, 13:45 WIB

Makanan Lebaran yang Sering Dipanaskan Bisa Picu Penyakit

Antara | Humaniora
Makanan Lebaran yang Sering Dipanaskan Bisa Picu Penyakit

ANTARA/Novrian Arbi
Salah satu makanan yang kerap disajikan saat Lebaran, rendang.

 

PADA umumnya, sajian Hari Raya Lebaran dibuat dalam porsi banyak dan tidak habis dalam satu kali penyajian.

Alhasil panganan yang identik dibuat dengan santan itu mengalami beberapa kali proses pemanasan. Namun, sebenarnya, berapa kali makanan bersantan boleh dipanaskan?

Ahli gizi dari Mayapada Hospital Kuningan, Christina Andhika Setyani, menjelaskan makanan apa pun yang mengalami pemanasan berulang pasti
akan mengurangi nilai gizi bahkan dapat memengaruhi kesehatan tubuh.

"Misalnya rendang. Jika dipanaskan berulang ulang pasti rasanya makin enak. Ya, sebenarnya memang makin enak dari segi rasa di mulut tetapi
dari efek jangka panjangnya yang tidak enak," kata Christina, Minggu (24/5).

Baca juga: KPAI Minta Orangtua Ajak Anak Silaturahmi Daring

Christina menjelaskan santan yang dipanaskan berulang kali atau mengalami proses pemasakan yang panjang akan mengubah kandungan lemak di dalamnya menjadi lemak jenuh.

"Lemak jenuh inilah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke," tambah dia.

Kendati demikian, ada beberapa trik untuk memasak makanan bersantan agar jadi lebih aman untuk tubuh.

"Sebaiknya saat memasak makanan yang menggunakan santan, masukkan santan terakhir sesaat masakan akan matang," jelas Christina.

Memasak santan sebenarnya tidak perlu terlalu lama. Karena, jika santan dimasak terlalu lama, santan akan mengeluarkan minyak dan lapisan minyak inilah yang berbahaya karena mengandung lemak jenuh.

Jika memang harus dipanaskan, sebisa mungkin panaskan seminimal mungkin dan jangan sampai terbentuk lapisan minyak di atasnya, tambah
Christina.

"Supaya tidak menjadi boomerang untuk kesehatan kita maka sebaiknya barengi konsumsi makanan berlemak tinggi dengan serat 2 kali lipat lebih banyak, aktivitas fisik, dan konsumsi air putih yang cukup," kata dia. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Aditya Pradana Putra

Ganjar Nilai Masyarakat Butuh Program Kartu Prakerja

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 12:06 WIB
Hal itu karena adanya wabah virus korona terjadi banyak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di berbagai...
MI/Agus Utantoro

Mendes PDTT Terima Gelar Honoris Causa dari UNY

👤Agus Utantoro 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 11:42 WIB
Penganugerahan gelar itu dilaksanakan dalam sebuah upacara akademik yang  dipimpin Rektor UNY Prof Sutrisna...
MI/ANDRY WIDYANTO

Eijkman: Virus Bertahan 8 Jam di Udara

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 11:40 WIB
WHO lewat Scientific Brief (rangkuman ilmiah) yang diperbarui, Kamis (9/7), memaparkan beberapa kemungkinan covid-19 menular lewat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya