Minggu 24 Mei 2020, 12:00 WIB

KPAI Minta Orangtua Ajak Anak Silaturahmi Daring

Ihfa Firdausya | Humaniora
KPAI Minta Orangtua Ajak Anak Silaturahmi Daring

MI/Susanto
Ilustrasi--silaturahmi

 

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau masyarakat tetap merayakan Idulfitri di rumah. Hal itu guna menghindari risiko kesehatan bagi anak dan keluarga di tengah pandemi covid-19.

Ketua KPAI Susanto memberikan sejumlah imbauan kepada para keluarga di Indonesia supaya menjaga anak tetap nyaman berlebaran dalam situasi covid-19.

Susanto mengajak para orangtua untuk membantu anak melakukan silaturahmi via daring. Ia tidak menyarankan membawa anak berkunjung atau bertamu ke tempat lain.

Baca juga: Presiden Salat Idulfitri Bersama Keluarga di Istana Bogor

"Hal ini semata-mata untuk melindungi anak dari kerentanan terpapar covid-19," katanya melalui keterangan resmi, Sabtu (23/5).

Kemudian, Susanto mengingatkan agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan. Ia berharap masyarakat tetap merayakan Lebaran tahun ini dengan kegembiraan yang bermakna meskipun dalam situasi pandemi.

"Momentum Lebaran saatnya kembali ke fitrah. Hindari hujatan kebencian agar anak-anak tidak meniru, ajarkan anak-anak kita berfikir, berkata, dan bertindak positif," ungkapnya.

Idulfitri 1441H ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Indonesia dan banyak negara lain masih berperang menghadapi pandemi covid-19.

"Menghadapi situasi sulit saat ini, kekompakan sebagai sesama anak bangsa sangat diperlukan agar pandemi covid-19 segera berakhir," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

Dok. BNPB/Medcom.id

Tes Spesimen Lampaui 22 Ribu Sampel per Hari

👤Ifa/Ant/X-7 🕔Kamis 09 Juli 2020, 04:37 WIB
Per Rabu (8/7) kita telah melakukan pemeriksaan 22.183 spesimen. Rinciannya, 177 laboratorium PCR dan 114 laboratorium...
MI/Adam Dwi

Trie Utami Album Krakatau Akustika Jadi Obat Kangen

👤MI 🕔Kamis 09 Juli 2020, 04:30 WIB
ERA kenormalan baru menjadi tak terbantahkan. Begitu pula bagi grup band lawas...
Medcom.id

Banyak RS masih Patok Tarif Lebihi Ketentuan Baru

👤Ins/Ata/DW/PO/X-6 🕔Kamis 09 Juli 2020, 04:24 WIB
 Betapa terlambat, Dirjen Yanmed menetapkan biaya tes cepat antibodi maksimal Rp150 ribu. Bagaimana dengan biaya tes...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya