Sabtu 23 Mei 2020, 23:15 WIB

Sah Saja Menolak Panggilan Video

Fetry Wuryasti | Weekend
Sah Saja Menolak Panggilan Video

Unsplash
Terlalu banyaknya panggilan video saat bekerja dari rumah dapat mengganggu kesehatan psikologis.

AWALNYA, tatap muka virtual menjadi obat bagi orang-orang yang menjalani karantina mandiri, agar merasa terhubung dengan orang-orang terkasih. Sekaligus,metode ini membuat Anda tetap bisa menyelesaikan pekerjaan bersama kolega kantor.

Namun kelamaan, Anda mengalami kesulitan menyudahi panggilan dan memiliki waktu untuk diri Anda sendiri.

"Saya pikir pada awalnya mudah untuk melebih-lebihkan. Memang berapa banyak sosialisasi dalam sehari", kata Kathleen Smith, seorang terapis yang berfokus pada kecemasan, dikutip Channel News Asia.

Orang yang introvert, yang mengandalkan kesendirian untuk mengisi ulang secara mental, awalnya mungkin lebih mudah menyesuaikan diri dengan karantina mandiri. Beberapa minggu kemudian, mereka bisa merasa tertekan, karena obrolan virtual menjadi kewajiban dan semakin mengurangi waktu mereka untuk sendiri.

Jadi, bila Anda penat, sah saja untuk tolak panggilan dan tindak lanjuti pembicaraan dengan teks. Secara umum, para ahli sepakat bahwa lebih baik jujur. 

"Katakan, saya hanya tidak ingin berbicara dengan Anda. Saya tidak dapat berbelit-belit," kata Dawn Altman, seorang psikoterapis.

Ia mengatakan, bahkan di tengah-tengah pandemi Anda berhak atas ruang Anda sendiri, termasuk secara mental. Sebab, Anda pun telah intens bersama keluarga di rumah 24 jam sehari yang sangat akan menyita waktu pribadi.

Jika Anda memerlukan 'ruang bernafas', Altman menyarankan untuk mematikan ponsel, atau menetapkan waktu tertentu dalam sehari. Anda kemudian dapat menjelaskan kepada penelepon Anda.

"Katakan saja, saya melewatkan panggilan Anda, saya minta maaf, tetapi saya telah mendelegasikan dua jam ini hari ini untuk bebas dari perangkat. Anda dapat mengatakan dengan jujur, Saya agak stres, jadi saya akan menghubungi Anda nanti," sarannya.

Menjadi jujur ​​tentang mengapa Anda tidak bersedia panggilan video, tidak hanya lebih baik bagi Anda secara psikologis, tetapi juga lebih diterima ketimbang berbohong atau tanpa penjelasan apapun. (M-1)

Baca Juga

ALERIE MACON / AFP

Sejumlah Museum Terancam Tutup Permanen Pasca Pandemi Covid-19

👤Fathurrozak 🕔Minggu 31 Mei 2020, 20:22 WIB
UNESCO dan ICOM memprediksi museum-museum yang berada di Afrika, Asia, dan negara-negara Arab lebih berisiko tutup daripada museum di Eropa...
Juni Kriswanto / AFP

Kesembuhan Nenek asal Jatim dari Covid 19 Viral di Luar Negeri

👤Adiyanto 🕔Minggu 31 Mei 2020, 20:00 WIB
Siti Aminah, menantu Kamtim menyatakan, kesembuhan mertuanya lantaran dia disiplin dan bersemangat selama...
Dok. Pribadi

Bidasan Bahasa Normal Baru

👤Suprianto Annaf Redaktur Bahasa Media Indonesia 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:55 WIB
Masyarakat kenormalan baru berperilaku hidup lebih sehat. Bukan individualistis, koruptif, sekuler, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya