Sabtu 23 Mei 2020, 01:55 WIB

Warga Tasikmalaya Abaikan Protokol Kesehatan

Kristiadi | Nusantara
Warga Tasikmalaya Abaikan Protokol Kesehatan

MI/Kristiadi
Kawasan Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

 

PEMBERLAKUAN aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua yang dilakukan oleh pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat tidak banyak berdampak kepada aktivitas warga menjelang Lebaran. Pusat pertokoan tetap ramai diserbu warga jelang lebaran.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan masih adanya pelanggaran dalam PSBB tahap kedua. Kerumunan orang masih terlihat  di pusat pertokoan dan pasar. Kerumunan masyarakat tersebut, dinilai sulit dihindari lantaran masih banyak yang ingin berbelanja untuk memenuhi kebutuhan lebaran seperti membeli pakaian dan sebagainya.

"Pemkot Tasikmalaya juga dilema dalam mengatasi masalah itu, di satu sisi pemerintah ingin cepat memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Namun di sisi lain, Pemkot Tasikmalaya juga tidak ingin sektor perekonomian terdampak terlalu jauh akibat penyebaran virus korona," katanya, Jumat (22/5).

Budi mengatakan, pada PSBB tahap kedua yang telah berlaku pada 20-29 Mei, toko-toko yang sebelumnya tidak diizinkan buka, sekarang diperbolehkan beroperasi dengan waktu terbatas yaitu pada pukul 10.00-16.00 WIB. Sedangkan, syaratnya agar pengelola harus tegas menerapkan jaga jarak (physical distancing) antarpengunjung.

"Saya sudah melihat banyak warga yang telah berjejer mengantre dan mereka juga tidak jaga jarak. Jika menemukan kerumunan, petugas akana langsung membubarkannya," ujarnya.

Di sisi lain, penyekatan yang dilakukan dengan menutup beberapa ruas jalan di Kota Tasikmalaya juga tidak berjalan efektif. Hal itu terlihat di beberapa ruas jalan seperti Jalan Oto Iskandar Dinata, Tentara Pelajar, HZ Mustofa, Pemuda, Tarumanagara, Veteran, Gunung Sabeulah, Pataruman, Panyurutan dan jalan lainnya.

Seorang pengendara sepeda motor Hilman, 54, mengatakan penyekatan ruas jalan yang dilakukan petugas gabungan di beberapa titik tidak berfungsi secara jelas. Penutupan ruas jalan malah membingungkan pengendara yang setiap hari harus berputar-putar. (R-1)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Pekerja dari Luar Aceh Wajib Cek Kesehatan

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:56 WIB
Pemeriksaan untuk mendeteksi suhu badan menggunakan thermo scanner infra red itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Pidie melibatkan rumah...
MI/Rendy Ferdiansyah

Pengiriman Ular dan Kadal Terbang ke Yogyakarta Digagalkan

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:50 WIB
Paket tersebut dikemas dalam kardus. Di dalamnya ada tiga botol plastik berisi dua ekor ular jenis viper Tropidolaemus wagleri jantan dan...
ANTARA

Industri dan Pekerja Harus Terapkan New Normal di Tempat Kerja

👤Apul Iskandar 🕔Senin 01 Juni 2020, 08:56 WIB
Labor Institute Indonesia atau Institute Kebijakan Alternatif Ketenagakerjaan Indonesia mengimbau para pelaku industri untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya