Jumat 22 Mei 2020, 10:00 WIB

Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan di Tengah Pandemi Covid

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan di Tengah Pandemi Covid

DOK DPR RI
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian.

 

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak hal. Mulai dari cara cuci tangan yang benar hingga pengaplikasian protokol kesehatan. Untuk itu, ia menilai peran pemuda sangat penting di tengah pandemi Covid-19, terutama dalam memberikan informasi dan edukasi kepada orang-orang sekitarnya. Hal ini dikarenakan para pemuda zaman sekarang sangat teknologi dan juga informasi.

Demikian diungkapkan Hetifah saat menjadi narasumber pada acara Edukasi Parlemen secara virtual yang dilaksanakan Humas Setjen DPR RI, Selasa (19/5/2020). "Kaum milenial itu kan sangat melek informasi, mereka juga kritis. Makanya di masa pandemi ini, pemuda harus jadi motor perubahan, dalam arti mereka menginformasikan kembali apa-apa saja yang mereka ketahui, tentu saja informasi yang benar,” katanya.

Selain mengedukasi, menurut politisi Fraksi Golkar ini, pemuda saat ini juga tengah membawa pergerakan solidaritas antar sesama. "Saya banyak melihat kaum muda pada membuka donasi, membantu pergerakan ekonomi kreatif di bidang kuliner melalui pemasaran secara digital, hingga menjadi relawan. Ini sangat bagus," katanya.

Untuk itu, Hetifah berharap ke depan semua kementerian dan lembaga membuat suatu program yang mampu mengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk Indonesia maju sesuai dengan cita-cita Presiden. "Terlebih, Indonesia diprediksi akan memasuki era bonus demografi, berdasarkan data Badan Kependudukan Nasional, jumlah pemuda ada 63 juta orang. Pengembangan SDM pada usia produktif harus di fokuskan," paparnya.

Dalam diskusi tersebut, politisi Dapil Kalimantan Timur itu berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan baik fisik maupun mental. Dan tetap menjaga harapan di tengah situasi yang tidak menentu agar tetap termotivasi beraktivitas normal di tengah ketidaknormalan keadaan.

"Kesehatan fisik dan mental, mental tuh penting, konsultasi kan banyak, banyak relawan dari psikolog yang mau mendengarkan keluhan. Kalau mental kita sehat, akan mudah kita keluar dari permasalahan ini. Membaca seuatu  jangan yg negatif terus. Cari yang positif," pungkasnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Inilah 25 Kabupaten/Kota yang Dijaga TNI-Polri Saat New Normal

👤Antara 🕔Selasa 26 Mei 2020, 21:32 WIB
Berikut adalah daftar provinsi, kabupaten dan kota yang akan dijaga 340 ribu pasukan...
Ilustras

KPU Harus Serius Sikapi Dugaan Peretasan Data Pemilih

👤Antara 🕔Selasa 26 Mei 2020, 20:24 WIB
Terjadi atau tidak terjadi peretasan, klaim tersebut tentunya tetap membuat kerugian bagi KPU sebagai penyelenggara...
Antara/Fakhri hermansyah

Cegah Penularan Covid-19, Polri Dirikan 116 Pos Penyekatan Mudik

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 26 Mei 2020, 18:36 WIB
“Kita persiapkan sekarang 116 pos pam (pengamanan) penyekatan untuk arus balik kita laksanakan secara maksimal,” tutur Kepala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya