Kamis 21 Mei 2020, 09:10 WIB

​​​​​​​Alat Kesehatan Karya Anak Bangsa untuk Tangani Covid-19

Andhika Prasetyo | Humaniora
​​​​​​​Alat Kesehatan Karya Anak Bangsa untuk Tangani Covid-19

ANTARA/M AGUNG RAJASA
Pekerja menyelesaikan perakitan akhir mesin ventilator portabel bernama Ventilator Indonesia atau Vent-I di PT Dirgantara Indonesia, Bandung

 

SEBANYAK 55 produk konsorsium hasil riset dan inovasi anak bangsa diluncurkan Presiden Joko Widodo, Rabu (20/5). Produk-produk tersebut ditujukan untuk mempercepat penanganan covid-19 di Indonesia.

Dari jumlah yang telah tersedia, sembilan di antara mereka merupakan produk unggulan yang telah melalui uji klinis dan siap diproduksi secara massal.

Melalui video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi memperlihatkan sejumlah produk riset tersebut yang dipresentasikan di Istana Merdeka, Jakarta.

"Ini ventilator buatan dalam negeri yang sudah diproduksi. Ini bisa diproduksi kurang lebih 200. Kemudian ini yang kedua, ini juga ventilator, sudah bisa diproduksi sampai 200 juga," ujar Jokowi melalui keterangan resmi, Kamis (21/5).

Sebanyak tiga produk ventilator diperlihatkan oleh kepala negara di dalam video tersebut. Dua di antara mereka dikembangkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang bekerja sama dengan PT Len Industri dan PT Dharma Polimetal.

Adapun, satu ventilator lain merupakan hasil pengembangan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah melalui uji klinis dan siap diproduksi sebanyak 1.000 unit.

"Saya kira kalau kita memang kepepet itu semua bisa dilakukan. Kita semua langsung bergerak dan ternyata kita bisa membuatnya sendiri, tidak usah impor," kata Presiden.

Baca juga: Pegawai Kementerian Kominfo Sumbangkan Rapid Test Kit dan APD

Selain ventilator, ada pula RT-PCR test kit yang dikembangkan PT Bio Farma dan sudah dapat diproduksi hingga kapasitas 100.000 unit serta alat uji cepat yang merupakan pengembangan dari PT Hepatika Mataram, BPPT, Universitas Airlangga dan Universitas Gadjah Mada yang juga siap diproduksi sebanyak 1.000 unit.

"Saya rasa ini menjadi sebuah kebanggaan karena kita bisa produksi di dalam negeri dan kalau memang nanti di dalam sudah mencukupi justru bisa kita ekspor ke negara lain," tuturnya.

Untuk diketahui, Jokowi pada Rabu siang, 20 Mei 2020, meresmikan peluncuran produk-produk riset, teknologi dan inovasi lokal untuk percepatan penanganan covid-19. Peluncuran bertajuk 'Kebangkitan Inovasi Indonesia' yang dilakukan secara virtual tersebut bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional yang turut menandai kebangkitan bidang sains dan teknologi nasional terutama di bidang kesehatan.

Ia berharap karya-karya dan riset yang dilakukan tidak berhenti di laboratorium dan hanya berhenti sebagai purwarupa saja. Riset-riset tersebut harus berbuah dan mampu berlanjut hingga tahap produksi massal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan bahkan diekspor ke mancanegara. (A-2)

Baca Juga

DOK KEMENDES

Mendes Pastikan Penyaluran BLT itu Transparan dan Diawasi Ketat

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 09:22 WIB
Menteri Halim menuturkan, proses penentuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa itu berjenjang dan melibatkan banyak...
 ANTARA FOTO/Regina Safri

Anggito Bantah Pembatalan Haji Untuk Perkuat Rupiah

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:58 WIB
Anggito  menepis anggapan bahwa pernyataan skema penguatan rupiah dengan dana haji merupakan alasan pemerintah membatalkan...
ist

Badan POM Bagi Resep Pangan Aman

👤 (Fer/Ata/H-1) 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:30 WIB
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) mengharapkan masyarakat dapat memahami pangan yang aman, bagaimana cara penyajiannya, distribusi,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya