Kamis 21 Mei 2020, 06:48 WIB

Polri Siap Beri Pidana Tambahan untuk Tersangka Kasus ABK

Yakub Pryatama | Megapolitan
Polri Siap Beri Pidana Tambahan untuk Tersangka Kasus ABK

MI/Duta
Ilustrasi perdagangan orang sebagai ABK

 

SATUAN Tugas (Satgas) tindak pidana perdagangan orang (TPPO) Bareskrim Polri siap memberikan pidana atau hukuman tambahan bagi para tersangka kasus anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di Kapal Tiongkok Long Xing 629.

Adapun tiga orang tersangka yang telah ditetapkan yakni William Gozaly dari PT Alfira Pratama Jaya, Kiagus Muhammad Firdaus dari PT Lakemba Perkasa Bahari dan Joni Kasiyanto dari PT Sinar Muara Gemilang. Mereka ditangkap pada Sabtu (16/5) atas dugaan melakukan TPPO, berperan sebagai agen yang memberangkatkan para ABK asal Indonesia.   

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri Brigadir Jenderal Fredy Sambo mengatakan satgas TPPO Bareskrim Polri akan mengembangkan hasil pemeriksaan kasus.

Baca juga: Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus ABK WNI di Kapal Tiongkok

Satgas pun sudah berkoordinasi dengan ahli TPPO untuk menerapkan Pasal 13 terhadap korporasi perusahaan-perusahaan tersebut.

"Ini pidana akan ditambah sepertiga, kemudian ada pidana tambahan yaitu mencabut izin, mencabut badan hukum perusahaan tersebut," ujar Sambo, Rabu (20/5).

"Kemudian melakukan pemecatan terhadap pengurus, larangan melaksanakan kegiatan di bidang yang sama dengan kejadian ini," tambahnya.

Melalui terobosan hukum, Sambo ingin memberikan efek jera pada perusahaan-perusahaan yang memberangkatkan ABK Indonesia secara ilegal untuk bekerja di luar negeri.

Pemeriksaan pada penerbangan pun sudah dilakukan termasuk pemeriksaan pada ahli dari Kementerian Perhubungan Laut hingga pemeriksaan tambahan kepada kantor imigrasi Tanjung Priuk dan Pemalang.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan divisi Hubinter untuk memeriksa beberapa perusahaan yang terlibat dalam kontrak dengan ABK kita," ujarnya.

Sambo menjelaskan, Polri telah mengamankan dokumen-dokumen dengan barang bukti berupa paspor, seamen book serta 10 kontrak kerja gaji dan tiket.(OL-5)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB
DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang...
AFP

Kasus Baru Positif Korona di Jakarta Bertambah 1.015 Orang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 21:00 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 63 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.559...
Antara/Akbar Nugroho

DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 20:43 WIB
Bangkitnya sektor pariwisata bisa meningkatkan pertumbuhan pajak hotel dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya