Rabu 20 Mei 2020, 21:30 WIB

Terdampak Covid-19, Tukang Cat Dapat Sembako Gratis dari Propan

Irvan Sihombing | Humaniora
Terdampak Covid-19, Tukang Cat Dapat Sembako Gratis dari Propan

Dok. Propan
Donasi sembako gratis untuk para tukang cat

 

PANDEMI Covid-19 memaksa pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dampaknya, roda perekonomian dan aktivitas masyarakat menjadi terhambat, termasuk para tukang cat. Kondisi ini disikapi Propan dengan menggelar aksi $PropanPeduliTukangCat

Akibat pandemi Covid-19, para tukang cat tidak dipekerjakan sementara waktu karena proyek pembangunan harus dihentikan. Jikalau masih bisa bekerja, penghasilan mereka tak sebanding lantaran jumlah pekerja di proyek sangat dibatasi. Bahkan, mereka harus bergiliran bekerja sehingga membuat mereka tidak bisa bekerja setiap hari.

Agu, mandor proyek gedung sekola di BSD menjelaskan bahwa dari ratusan tukang, kini hanya tersisa 25 tukang yang dipekerjakan. 

“Berat, karena jumlah tukang harus dikurangi. Tapi mau gimana lagi? Kami juga coba ikuti peraturan pemerintah saja, biar proyek masih jalan. Mau dihentikan pun enggak mungkin, karena kami punya target juga,” ucapnya dalam keterangan tertulis. 

Nasib lebih miris dialami oleh Agus, pemilik workshop furnitur di daerah Joglo, Jakarta. Agus mengaku sudah 2 bulan menganggur. 

“Orderan tidak ada. Sudah bingung, kapan korona selesai. Uang juga sudah habis. Entah, mau makan apa ke depannya. Mau ngutang ke temen pun nasibnya sama saja. Padahal, sebentar lagi juga mau Lebaran. Boro-boro mau beliin baju, buat makan saja belum tentu ada,” terang Agus, yang berusaha tegar walau matanya berkaca-kaca. 

Melihat permasalahan ini, Propan Raya tergerak untuk meringankan beban para tukang cat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Melalui kegiatan CSR #PropanPeduliTukangCat, Propan Raya menggandeng Yayasan Adidarma dan karyawan Propan di seluruh Indonesia untuk berdonasi membantu meringankan beban puluhan ribu tukang cat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga : Dukung Imbauan Tetap Di Rumah, Uhamka Donasikan Sembako Edukasi

CEO Propan Raya, Kris Rianto Adidarma, mengungkapkan, donasi yang dimulai 12 Mei itu merupakan bentuk komitmen, kepedulian, dan perhatian bagi tukang cat di seluruh Indonesia. 

“Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban para tukang cat yang terkena pandemi Covid-19. Semoga, donasi ini dapat diterima dengan baik sebagai bentuk kepedulian dari kami manajemen Propan Raya, Yayasan Adidarma, dan karyawan Propan Raya, terhadap nasib para tukang cat di Indonesia,” ucapnya.

Dipilihnya donasi kepada tukang cat, karena sektor ini sangat berhubungan langsung dengan lini usaha Propan. Selain itu, juga karena nasib para tukang ini masih belum diperhatikan. Bantuan berupa sembako pun jarang didapatkan karena kebanyakan yang dapat adalah mereka yang memiliki KTP sesuai dengan tempat tinggal. 

"Sementara, para tukang kebanyakan memiliki KTP daerah atau disebut perantau," ujar Kris. 

Dari aksi #PropanPeduliTukangCat ini para tukang memperoleh bantuan sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan mie instan, serta masker. Penyaluran bantuan ini dibantu oleh toko-toko mitra kerja Propan, kantor cabang Propan di seluruh Indonesia, Tukang.com, dan Ahlicat.com. 

Untuk lebih mendekatkan diri dengan para tukang, Kris Rianto Adidarma melalui Instagram @propanraya, menyapa dan menyemangati para tukang. 

“Pandemi ini membuat kita semua berat, tetapi ayo jangan patah semangat. Tetap jaga kesehatan buat teman-teman tukang di seluruh Indonesia, semoga pandemi ini segera berlalu dan kita bisa beraktivitas normal kembali,” tutur Kris Rianto Adidarma. (RO/OL-7) 

Baca Juga

MI/PIUS ERLANGGA

2.562 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Wisma Atlet

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 11:17 WIB
Sejak 23 Maret hingga hari ini ada 4.227 pasien yang terdaftar menjalani perawatan penyakit menular...
AFP

WHO Lanjutkan Penggunaan Hirdroksiklorokuin untuk Obat Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 09:50 WIB
"Profil keamanan HCQ sudah lama diketahui, namun sebelum dilakukan randomisasi secara elektronik untuk menentukan obat mana yang akan...
MI/Ardi Teristi Hardi

Mulai 15 Juni, UGM Longgarkan Pembatasan Maksimal di Kampus

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 08:52 WIB
Rektor UGM Panut Mulyono menyampaikan, untuk menuju tatanan kenormalan baru, pelonggaran pembatasan maksimal kegiatan di kampus UGM akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya