Kamis 21 Mei 2020, 07:30 WIB

Adaro Bagi Dividen 62% dari Laba 2019

Raja Suhud | Ekonomi
Adaro Bagi Dividen 62% dari Laba 2019

Dok. Adaro
Presiden Direktur Adaro Energy Tbk Garilbadi Thohir (kanan).

 

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Adaro Energy Tbk  memutuskan untuk mengalokasikan dana AS$250 sebagai dividen. 
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi Thohir mengatakan pembagian dividen itu merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk terus memberikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.  


“Di tengah kondisi pasar yang sulit pada tahun 2019, kami berhasil mencapai kinerja yang solid berkat keunggulan operasional dan pengendalian biaya yang berkelanjutan. Kami menjaga komitmen untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham, yang berjumlah AS$250 juta untuk tahun 2019," kata Garibaldi dalam keterangan tertulisnya. 


"Kami akan terus berfokus untuk meningkatkan keunggulan operasional, pengendalian biaya dan efisiensi karena kami perkirakan kondisi
pasar batu bara akan tetap sulit pada tahun 2020 yang diperburuk oleh pandemi global. Kami melakukan upaya terbaik untuk mengatasi tantangan jangka pendek ini dengan dukungan operasi, model bisnis dan posisi keuangan yang solid,” tandasnya. 

Persetujuan pembagian dividen merupakan agenda ke dua dari lima agenda yang dibahas dalam RUPST Adaro Energy.  Pada agenda pertama, para pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan dan laporan keuangan konsolidasi perseroan untuk tahun 2019. 

Pada agenda kedua, para pemegang saham menyetujui untuk menggunakan laba perseroan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun fiscal 2019 sebesar AS$404 juta untuk keperluan tertentu. 

Sebesar AS$250 juta, atau 62% dari laba, akan digunakan untuk   membayar dividen tunai, yang terdiri dari dividen tunai interim sebesar AS$150 juta yang dibayarkan pada tanggal 15 Januari 2020 dan AS$100 juta yang akan dibagikan dalam bentuk dividen tunai final.  Adapun sebesar AS$150,5 juta dialokasikan sebagai laba ditahan. Sisanya sebesar AS$3,5 juta akan disisihkan sebagai dana cadangan. (RO/E-1)
.
 

Baca Juga

Antara/Agung Rajasa

Punya Kontribusi Besar, Kinerja Sektor Manufaktur Perlu Digenjot

👤Hilda Julaika 🕔Senin 25 Mei 2020, 15:16 WIB
Tahun lalu, kontribusi sektor industri terhadap PDB mencapai 17,58%. Angka itu menunjukkan sektor industri masih memberikan kontribusi...
MI/SUSANTO

DPD HIPPI DKI Jakarta Apresiasi Langkah Menteri BUMN Bantu UMKM

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 25 Mei 2020, 14:30 WIB
UMKM yang bergerak disektor kontruksi dan konsultan tahun ini diperkirakan peluang mendapatkan pekerjaan dari pemerintah sangat...
Antara/Wahdi Septiawan

Neraca Perdagangan Produk Pertanian Masih Positif

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 25 Mei 2020, 13:54 WIB
Ini merupakan dampak dari penguatan produksi dalam negeri dan upaya pemerintah membuka akses pasar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya