Rabu 20 Mei 2020, 21:34 WIB

Ketua DPD ingin Lumbung Pangan Jatim Digelar Sepanjang Tahun

mediaindonesia.com | Nusantara
Ketua DPD ingin Lumbung Pangan Jatim Digelar Sepanjang Tahun

Dok. DPD RI
Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattaliti melakukan kunjungan ke Lumbung Pangan Jatim

 

KETUA DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta program Lumbung Pangan Jatim digelar sepanjang tahun di setiap daerah untuk memastikan ketahanan pangan.

Hal itu diungkapnnya saat melakukan melakukan kunjungan ke Lumbung Pangan Jawa Timur di Surabaya, guna memantau stok ketersediaan bahan pangan, Rabu (20/5)/

"Harapan saya, Lumbung Pangan ini akan berlangsung terus, jangan hanya saat pandemi. Tetapi seterusnya sebagai bantuan pemerintah terhadap masyarakat. Sosialisasi kepada warga harus ditingkatkan agar semua warga mengetahui keberadaan Lumbung Pangan ini," ujar LaNyalla.

Selain itu, ia juga berharap Lumbung Pangan tidak hanya digelar di satu titik, di Surabaya saja, tetapi digelar di banyak titik di seluruh Jatim. 

"Di setiap kabupaten kota. Kalau tidak bisa  ya di tujuh Bakorwil di wilayah Jatim. Karena ini sangat efektif dan di Indonesia belum ada. Ini bisa jadi role model dan ditiru oleh daerah lain di Indonesia, saya yakin sangat membantu masyarakat," ujarnya.

Menanggapi keinginan tersebut, Dirut PT Panca Wira Usaha (PWU) Erlangga Satriagung mengatakan, usulan tersebut sangat bagus karena bisa menjangkau seluruh masyarakat di Jatim, tidak hanya di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, utamanya saat pandemi Covid-19. 

Baca juga : Paket Sembako Dibagikan Ke Warga Jatim Di Jabodetabek

"Karena dengan keberadaan Lumbung Pangan ini masyarakat memang sangat terbantu dapatkan sembako dengan harga murah dan bebas dari spekulan yang mematok harga tinggi. Sebab tujuan Lumbung Pangan itu membuat masyarakat nyaman. Dalam rangka mendekati Hari Raya dan PSBB, pemerintah turun tangan menyiapkan sembako  di bawah harga. Memang tidak besar-besaran volume jualannya, tetapi membuat masyarakat tenang dan tidak panik," ujar Erlangga.

Terkait stok bahan pangan, Erlangga mengatakan sangat cukup dan aman. Harga juga sangat stabil dan di bawah harga pasar karena mengambil dari sentralnya. Misalkan  telur dari Blitar. Beras dari Jember, Mojokerto, Nganjuk, Bojonegoro, Ngawi dan lain sebagainya.

"Makanya kalau beras, Lumbung Pangan ini menjadi etalase beras Jatim. Kami ambil dari Gapoktan di seluruh Jatim,” ujarnya.  

Erlangga optimistis Lumbung Pangan ini akan menjadi stabilisator harga bahan pangan di Jatim sehingga harga tidak dipermainkan oleh tengkulak atau spekulan. 

Gula misalnya, jika sebelum ini harganya bisa mencapai Rp18 ribu hingga Rp20 ribu, per kilogram dengan adanya Lumbung Pangan harga menjadi turun. Saat ini harga gelar di pasaran sudah di level Rp15 ribu per kilogram. 

Apalagi saat ini masyarakat juga bertambah banyak yang mengetahui dan senang karena ongkos kirim gratis. Dalam sehari, rata-rata transaksi baik online maupun offline mencapai 2 ribu transaksi per hari dari wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. (RO/OL-7)

Baca Juga

Dok. Kemenko PMK

Muhadjir Puji Persiapan New Normal di KTM Kota Malang

👤Syarief Oebadiillah 🕔Rabu 03 Juni 2020, 23:49 WIB
Semangat gotong-royong yang ditunjukkan warga KTM Kelurahan tersebut telah mencerminkan upaya dalam menjalankan gerakan nasional revolusi...
MI/Tosiana

70 Taruna Akmil Ikuti Seleksi Penerbad

👤Tosiana 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:47 WIB
Sebanyak 70 orang taruna tingkat 1 Akademi Militer (Akmil) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengikuti seleksi untuk menjadi calon anggota...
Antara

New Normal, Pelindo 1 Kedepankan Layanan Berbasis Digital

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:41 WIB
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, akan mengedepankan sistem layanan berbasis digital dalam implementasi skenario New...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya