Rabu 20 Mei 2020, 21:06 WIB

Kemenkopolhukam Akui Pembebasan Napi Tingkatkan Kriminalitas

Kemenkopolhukam Akui Pembebasan Napi Tingkatkan Kriminalitas

123rf.com
Ilustrasi

 

KEMENTERIAN Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mewaspadai aksi teror yang dilakukan kelompok radikal yang memanfaatkan situasi pandemi COVID-19.

"Dalam situasi nasional kita, masih ada yang menyuarakan khilafah, radikal dan teror. Bahkan, mereka saat ini melakukan konsolidasi dan menyiapkan amaliyah-amalIyah di tengah pandemiini," kata Deputi IV Bidang Pertahanan Negara Kemenko Polhukam Mayjen TNI Rudianto saat Diskusi Publik Virtual, bertema "Menjaga Stabilitas Keamanan Nasional di Tengah COVID-19, yang digelar Majelis Nasional KAHMI, di Jakarta, Rabu.

Bahkan, lanjut dia, di media sosial masih banyak kelompok yang tidak terakomodir oleh pemerintah saat ini.

"Meskipun, Prabowo dan Presiden Jokowi sudah bersatu, namun di kalangan "grassroot" (akar rumput) masih kita rasakan adanya perpecahan," ujarnya.

Program asimilasi yang dikeluarkan oleh Kemenkumham dengan membebaskan sekitar 30 ribu narapidana untuk mencegah penyebaran COVID-19, kata Rudi, secara tidak langsung juga meningkatkan angka kriminalitas di tanah air.

"Namun, BNPT, BNN dan aparat kepolisian bekerja ekstra keras dalam meredam kriminalitas yang terjadi saat ini," katanya.

Kesulitan kehidupan masyarakat di tengah pandemik COVID-19 ini juga dapat meningkatkan angka kriminalitas, kata Rudianto.

Tak hanya itu, dalam menjaga perairan Indonesia di tengah pandemik COVID-19, TNI Angkatan Laut, Bakamla dan Polair tetap melakukan patroli laut.

"Patroli intensif dilakukan oleh Bakamla dan TNI AL dalam mengantisipasi "ilegal fishing" yang pernah dilakukan oleh nelayan China dan Vietnam beberapa waktu lalu," katanya.(OL-4)

Baca Juga

MI/Susanto

Rilis Petisi, Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pilkada Desember

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 15:41 WIB
Petisi daring ditujukan kepada pemerintah, DPR dan KPU, agar menunda pilkada hingga tahun...
DOK DPR RI

Menkeu Dinilai Tak Hormati Kesepakatan Politik

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 15:27 WIB
Menkeu dinilai minim komunikasi dan tidak menghormati kesepakatan politik yang sudah dibuat bersama Komisi XI DPR...
MI/Bary Fathahliah

Andi Arief Sampaikan Salam ke Presiden Jokowi

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 10:52 WIB
"Salam buat Pak Jokowi. Lebih serius mengurus bangsa ini, saya berharap. Hindari untuk tidak serius. Bangsa ini didirikan untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya