Rabu 20 Mei 2020, 20:05 WIB

Rp1,5 T Keringat Rakyat Dihambur-hamburkan di Kartu Prakerja

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi
Rp1,5 T Keringat Rakyat Dihambur-hamburkan di Kartu Prakerja

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri

 

EKONOM senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri mengatakan pemerintah harusnya tidak membuang-uang dana untuk pelatihan online pada Program Kartu Prakerja.

"Mudah-mudahan (Program Kartu Prakerja) dibatalkan online-onlinenya. Insya allah saya sendiri bisa menghadirkan kursus online seperti itu bu Menteri. Semua gratis, bisa," kata Faisal Basri dalam forum dskusi online, Rabu (20/5).

Hal itu diungkapkannya langsung kepada Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah yang kebetulan keduanya menjadi pembicara dalam acara bertajuk Dunia Kerja Indonesia: Tetap Bangkit Saat Pandemi Covid-19.

Faisal mengatakan, pemerintah hanya menyia-nyiakan uang sebasar Rp 1,5 triliun ntuk pelatihan online yang sebenarnya bisa diakses gratis dan mudah. "Rp1,5 triliun itu darah dan keringat kita sama-sama, jadi jangan dihambur-hamburkan," lanjutnya.

Ia berpendapat pemerintah dapat memberi bantuan kepada semua yang terdampak covid, terutama pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau pekerja yang dirumahkan berupa bantuan sosial.

"Karena pekerja yang terdampak itu sekarang enggak bisa bayar uang kost, enggak bisa bayar cicilan hutang sehingga mereka berhutang karena gajinya pas-pasan," katanya.

Sebagai solusi Faisal Basri pun menyarankan agar lebih mengutamakan pekerja usia muda baik yang terdampak covid-19 maupun yang sebelumnya belum mendapatkan pekerjaan. Ia menilai kelompok usia muda lebih strategis karen masih memiliki semangat dan tenaga yang besar.

"Kalau ibu Menteri mau pikirkan sama-sama cara terhandal untuk mengurangi angka pengangguran adalah dengan mereformasi SMK," katanya.

Ia pun menyarankan untuk membentuk vokasional training dan vokasional education dalam program reformasi SMK nantinya. (OL-4)

Baca Juga

Ist/Bea Cukai

Bea Cukai Kudus Bongkar 800 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Mobil

👤mediaindonsia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 16:03 WIB
Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, penindakan ratusan ribu batang rokok ilegal kali ini diawali dari informasi...
AFP/Manan Vatsyayana

Berkah Pandemi, GrabMart Ekspansi Bisnis ke Delapan Negara

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 04 Juni 2020, 16:00 WIB
Dua bulan lalu, layanan GrabMart hanya tersedia di dua negara. Kini, beroperasi di delapan negara, yakni Singapura, Indonesia,...
Ist/Bea Cukai

Bea Cukai Salurkan Donasi di Wilayah Kudus dan Samarinda

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 15:55 WIB
Bea Cukai juga melakukan bantuan kemanusiaan melalui pembagian bantuan kepada tenaga kesehatan dan masyarakat yang terdampak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya