Rabu 20 Mei 2020, 19:15 WIB

Polri Terus Tegakkan Hukum Selama Pandemi Covid-19

Tri Subarkah | Megapolitan
Polri Terus Tegakkan Hukum Selama Pandemi Covid-19

MI
Ilustrasi

 

Korps Bhayangkara terus melakukan penegakan hukum selama pandemi covid-19 melalui Operasi Aman Nusa 2. Melalui Satgas Penegakan Hukum, Polri fokus menangani pidana selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Irjen Wahyu Hadiningrat mengatakan pihaknya telah menindak 107 orang sebagai tersangka atas penyebaran berita bohong atau hoaks terkait covid-19.

"Ada 107 tersangka yang didominasi laki-laki dengan usia 18 sampai dengan 61 tahun," papar Wahyu dalam rapat dengar pendapat secara daring dengan DPR, Rabu (20/5).

Berdasarkan perhitungan sejak 19 Maret-19 Mei 2020, tiga kepolisian daerah yang menangani kasus hoaks terbanyak adalah Polda Metro Jaya (14 tersangka), Polda Jawa Timur (12 tersangka), dan Polda Riau (9 tersangka).

"Beberapa jenis hoaks yang santer tersebar di dunia maya, seperti penyebaran korona di suatu tempat tanpa ada informasi, penyebaran berita bohong pada kebijakan pemerintah hingga penghinaan presiden dan pejabat,” kata Wahyu.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 45 dan 45 A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan Pasal 14 dan 15 UU nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Pidana. Mereka terancam hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga: Pemerintah Khawatirkan Gelombang Kedua Covid-19

Selain hoaks, kasus pidana yang menjadi sorotan lain selama pandemi covid-19, misalnya pemukulan perawat di Samarinda oleh pasien yang tidak diizinkan pulang. Selain itu, ada juga warga Bogor yang melawan petugas saat diketahui melanggar penerapan PSBB.

Teranyar, polisi meringkus pelaku pembuat surat palsu keterangan bebas covid-19 di Gilimanuk, Bali. Diketahui, ada tujuh orang yang ditetapkan dalam kasus tersebut.

"Total Polri melalui satuan tugas pidana umum melakukan 1.423.341 kegiatan dan menetapkan 65 tersangka," paparnya.

Lebih lanjut, Polri juga telah melakukan 707.578 kegiatan membubarkan kerumunan massa di seluruh Indonesia. Selain itu, polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menaati ketentuan pemerintah dalam menangani covid-19. Imbauan yang telah dilakukan pihak kepolisian tercatat sebanyak 715.750 kali. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Pusat-Daerah Harus Bersinergi Bahas Pembukaan Sekolah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 01 Juni 2020, 08:09 WIB
"Saran kami, Gugus Tugas Nasional dengan kementerian terkait duduk bersama Pemprov DKI mengulas hasil evaluasinya berdasarkan...
ANTARA/ARIF FIRMANSYAH

PDP Anak 75 Kasus, Bima Arya Ogah ambil Risiko Aktivasi Sekolah

👤Dede Susianti 🕔Senin 01 Juni 2020, 07:39 WIB
"Kita mendengarkan banyak masukan. Kesimpulannya adalah bahwa memang kita tidak mau mengambil resiko. Terlalu besar pertaruhannya...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Rt Jakarta Capai di Bawah 1, Jakarta Siap Sambut 'New Normal'

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 01 Juni 2020, 07:30 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut angka tingkat penularan atau reproduction number (Rt) covid-19 Jakarta sudah berada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya