Rabu 20 Mei 2020, 15:52 WIB

Kemlu Upayakan Hak-hak ABK yang Dilarung di Somalia

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
Kemlu Upayakan Hak-hak ABK yang Dilarung di Somalia

Thinkstock
Ilustrasi

 

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) terus berupaya memperjuangkan pemenuhan hak-hak atas anak buah kapal (ABK) yang berinisial H yang meninggal di kapal Lu Qing Yuan Yu 623 dan jenazahnya dilarung di laut di sekitar perairan Somalia.

"Kemlu dan kementerian/lembaga terkait akan berupaya untuk memperjuangkan pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan almarhum," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam press briefing secara virtual, Rabu (20/5).

Berdasarkan informasi dari PT MTB yang merupakan perusahaan pengirim yang memberangkatkan Alm. H, jelas Judha, hak gaji sudah dibayarkan dan santunan sudah dibayarkan sebagian. Sedangkan, lanjutnya, untuk asuransi sedang dalam proses administrasi.

Terkait pemenuhan hak-hak almarhum tersebut, Judha memastikan bahwa pihaknya akan tetap melakukan pengecekan kembali kepada pihak ahli waris.

Baca juga :​​​​​​​Ini Pesan Menkominfo di Hari Kebangkitan Nasional 

Lebih lanjut, kata Judha, PT MTB telah mengirimkan Surat Keterangan Kematian almarhum pada 23 Januari 2020 kepada pihak-pihak terkait dan ditembuskan ke Kemlu, Kemenaker maupun BP2MI. "Kami sudah melakukan pengecekan, ternyata surat tersebut tidak pernah dikirimkan baik ke Kemlu, Kemenaker maupun BP2MI," ungkapnya.

Dan berdasarkan koordinasi antara Kemlu dengan Kemenhub dan Kemenaker, terang Judha, PT MTB tidak tercatat memiliki izin untuk menempatkan awak kapal Indonesia di luar negeri.

"Berdasarkan Permenhub 84, PT tersebut tidak memiliki Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK) dan PT tersebut tidak memiliki izin resmi menempatkan pekerja migran kita di Kemenaker," tandasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Satgas Lawan Covid-19 DPR Tinjau Posko Masak Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 20:55 WIB
Satgas Lawan Covid-19 DPR RI beserta rombongan juga berkesempatan makan siang di Posko Masak, menunya pun sama dengan yang akan...
DOK DPR RI

Meutya: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Tangan Sipil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 19:25 WIB
Menurut Meutya Hafid, posisi TNI dalam hal penerapan tatanan normal baru hanyalah membantu pemerintah, khususnya pemerintah daerah dan...
Antara/Fransisco Carrolio Hutama Gani

Istana Tegaskan Terapkan New Normal Secara Hati-Hati

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 17:05 WIB
.Sebelum memasuki kenormalan baru, tahapan transisi dengan pembukaan sebagian aktivitas publik dan ekonomi diterapkan secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya