Rabu 20 Mei 2020, 11:14 WIB

Tsai Minta Tiongkok Terima Keberadaan Taiwan

Basuki Eka Purnama | Internasional
Tsai Minta Tiongkok Terima Keberadaan Taiwan

AFP/Handout / Taiwan Presidential Office
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen diambil sumpahnya untuk masa jabatan kedua, Rabu (20/5).

 

BEIJING harus bisa hidup berdampingan dengan Taiwan yang demokratis yang tidak akan pernah menerima tunduk pada Tiongkok. Hal itu dikatakan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, Rabu (20/5), dalam pidato pelatikannya sekaligus merayakan keberhasilan pulau itu mengalahkan covid-19.

Tsai terpilih kembali menjadi presiden Taiwan lewat kemenangan telak pada pemilu Januari lalu.

Tsai dibenci oleh Beijing karena dia memandang Taiwan sebagai negara merdeka dan bukan bagian dari Tiongkok.

Sejak Tsai menjabat pada 2016, Tiongkok selalu menolak ajakan dialog dan meningkatkan tekanan ekonomi, militer, dan diplomatik terhadap Taiwan.

Baca juga: Sekolah di Korsel Dibuka Kembali

Beijing memandang Taiwan sebagai bagian dari negaranya dan berjanji akan merebut menggunakan kekerasan jika terpaksa.

Tiongkok ingin menerapkan model satu negara, dua sistem seperti yang terjadi di Hong Kong pada Taiwan.

Namun, Tsai, dalam upacara pelantikannya, menegaskan konsep itu tidak bisa diterima.

"Kami tidak akan pernah menerima sistem satu negara, dua sistem Tiongkok karena itu akan merendahkan Taiwan dan menghilangkan status quo di Selat Taiwan," tegas Tsai.

Tsai kemudian kembali menawarkan perundingkan kepada Beijing. "Kedua pihak memiliki tugas untuk mencari cara agar bisa hidup bersama."

Taiwan telah terpisah dari Tiongkok sejak 1949 ketika kelompok nasionalos yang kalah dari kelompok komunis melarikan diri ke pulau itu untuk membentuk pemerintahan sendiri.

Selama puluhan tahun, pemimpin Taiwan memandang mereka sebagai perwakilan resmi Tiongkok.

Namun, pada tahun 1990-an, muncul identitas Taiwan yang tidak lagi menginginkan bersatu dengan Tiongkok. Hal itu memicu kekhawatiran di Beijing yang menyebut pernyataan kemerdekaan di Taiwan akan dilawan.

Pelantikan Tsai kali ini juga dijadikan pemerintah Taiwan untuk memamerkan keberhasilan mereka mengatasi covid-19.

Meski berada dekat dengan Tiongkok, pulau itu sukses mencegah pandemi covid-19 dengan hanya membukukan 400 kasus positif dan tujuh kematian.

"Nama Taiwan telah menjadi pemberitaan di berbagai penjuru dunia karena kesuksesan kami mengatasi pandemi covid-19," pungkas Tsai. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

fijivillage.com

Fiji Umumkan Negaranya Bebas Covid-19

👤MI 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 02:35 WIB
FIJI mengumumkan bahwa negara kepulauan itu kini bebas virus korona baru (covid-19) setelah pasien terakhir di negara tersebut...
AFP

Selebritas dan Politisi Hadiri Upacara Peringatan Kematian Floyd

👤MI 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 02:05 WIB
RATUSAN orang, Kamis (4/6), mengikuti upacara peringatan atas kematian warga kulit hitam George Floyd di tangan petugas...
AFP

Hong Kong Sahkan UU Larang Hina Lagu Kebangsaan Tiongkok

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 01:40 WIB
DEWAN Legislatif Hong Kong meloloskan RUU kontroversial, Kamis (4/6), yang menyatakan penghinaan lagu kebangsaan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya