Selasa 19 Mei 2020, 16:08 WIB

Presiden Tegaskan Dorong Umat Tingkatkan Ibadah

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Presiden Tegaskan Dorong Umat Tingkatkan Ibadah

Biro Setpres
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo meluruskan anggapan yang beredar di masyarakat seolah-olah pemerintah melarang umat untuk beribadah selama masa penanganan pandemi virus korona atau covid-19.

Baca juga: Istana Sebut Berdamai dengan Covid-19 bukan Berarti Menyerah

Presiden Jokowi menegaskan masyarakat justru harua meningkatkan ibadah yang tentu saja harus disesuaikan dengan protokol kesehatan.

"Pemerintah tidak melarang untuk beribadah, tapi justru mendorong agar setiap umat beragama meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadahnya masing-masing. Yang kita imbau, yang kita atur, adalah peribadatan yang dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan," ungkap Jokowi melalui akun Twitter @jokowi, Selasa (19/5).

Baca juga: Jokowi Minta Masyarakat Berdamai dengan Covid-19

Presiden Jokowi menambahkan kunci keberhasilan mengatasi wabah covid-19 adalah kedisiplinan diri. Terutama masyarakat diminta untuk mengutamakan kedisiplinan menjelang dan pada saat Hari Raya Idulfitri.

"Kunci keberhasilan pengendalian penyebaran Covid-19 adalah kedisiplinan kita. Disiplin untuk mencuci tangan, menjaga jarak, mengenakan masker, dan menghindari keramaian. Inilah yang tetap harus kita taati, terutama menjelang Idulfitri dan nanti pada saat Idulfitri," tukas Presiden Jokowi. (X-15)

 

Baca Juga

MI/ADAM DWI

KPK Jangan Berhenti pada Kasus Nurhadi

👤Putra Ananda 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:34 WIB
KPK menyatakan akan menindak tegas pihak-pihak yang telah membantu, melindungi, dan memfasilitasi persembunyian Nurhadi selaku DPO...
 ANTARA FOTO/Siswowidodo

Pelibatan TNI Dilakukan Selektif

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:30 WIB
PENGERAHAN militer dalam menangani terorisme tak boleh...
MI/RAMDANI

5 Tersangka Kasus Jiwasraya Diadili

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:30 WIB
Mereka dinilai bertanggung jawab atas kerugian negara sebesar Rp16,81 triliun dalam kasus korupsi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya