Selasa 19 Mei 2020, 14:40 WIB

Sri Sultan Khawatir, Anak Muda Abaikan Protokol Kesehatan

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
Sri Sultan Khawatir, Anak Muda Abaikan Protokol Kesehatan

MI/Agus Utantoro
Sri Sultan Hamengku Buwono X

 

IMUNITAS tubuh para anak muda dinilai lebih baik daripada orang tua dalam menghadapi penyakit Covid-19. Faktor tersebut dikhawatirkan bisa membuat  anak muda abai menerapkan protokol kesehatan.

"Saya khawatir hal-hal seperti itu memberikan keyakinan pada anak-anak  muda, yang merasa dalam keadaan sehat (sehingga mengabaikan protokol  kesehatan)," terang Sri Sultan Hamengku Buwono X di Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Senin (18/5).

Menurut Sultan, mereka ada yang berpikiran, dirinya tidak mungkin sakit sehingga ada kesengajaan mengabaikan protokol kesehatan. Ia menilai sikap tersebut kurang bagus bagi penanganan covid-19. Padahal, kunci utama yang bisa menghentikan laju penyebaran covid-19 ialah kesadaran diri dari masyarakat untuk disiplin pada protokol kesehatan.

Sultan juga menyampaikan, belum ada sanksi khusus bagi masyarakat yang tidak mematuhi anjuran pemerintah, baik itu pemakaian masker ataupun ketentuan menjaga jarak sosial.

Pemda DIY terus memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya menjaga protokol kesehatan. Pemda DIY akan terus mengampanyekan protokol kesehatan itu semua ke Kabupaten dan Kota di DIY.

"Sejatinya kita semua perlu belajar tentang kesadaran untuk membangun disiplin bagi diri sendiri," terang Sultan.

Baca juga: Pemkab Flotim Terima Kepulangan Pekerja Migran

Sultan menjelaskan, kebijakan Pemda DIY yang sejak awal tidak ingin masyarakat jadi korban kebijakan. Namun, masyarakat menjadi subjek dalam proses untuk menangani Covid-19.

"Jangan sampai kebijakan membelenggu seseorang," tegas Sri Sultan.

Di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengumbau kepada Organisai Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera membuat protokol baru tentang pencegahan Covid-19. 

Potokol baru tersebut dibutuhkan jika kasus covid 19 di Kota Yogyakarta menurun dan memasuki fase normal baru.

"Kalau pelajar sudah mulai masuk sekolah, jangan sampai anak-anak yang sudah libur beberapa minggu malah bersalaman dan berpelukan karena kangen dengan temannya," kata dia. 

Pada situasi seperti itulah protokol kesehatan tersebut dibutuhkan. Selain itu, mencuci tangan dan memakai masker juga harus dimasukkan dalam protokol. (A-2)

 

Baca Juga

MI/ DWI APRIANI

Pergi tanpa Masker, Langsung Rapid Test

👤LD/SS/DW/N-1 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:00 WIB
Selain itu, seluruh pemilik toko mesti mewajibkan karyawan mereka menge­nakan masker. Jika karyawannya tak mengenakan masker, pemilik...
MI/Djoko Sardjono

Anggota DPRD Jateng Bantu APD untuk Tenaga Medis Klaten

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:56 WIB
Pemberian bantuan APD dari anggota DPRD Jateng VII (Klaten, Solo, dan Sukoharjo), kata Quatly, untuk mendukung semangat kerja tenaga medis...
MI/Martinus Solo

Warga Papua Barat Harus Patuhi Protokol Kesehatan

👤Martinus Solo 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:49 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Raja Ampat, dr Rosenda minta agar warga tetap mengikuti protokol kesehatan terlebih akan menyongsong...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya