Selasa 19 Mei 2020, 14:26 WIB

Pemkab Flotim Terima Kepulangan Pekerja Migran

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Pemkab Flotim Terima Kepulangan Pekerja Migran

ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang
Ilustrasi-Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjalani pendataan ulang dan verifikasi kesehatan sebelum dipulangkan ke Semarang

 

PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur (Flotim) siap menerima kepulangan ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan terkait pencegahan covid-19.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Flotim Paulus Igo Geroda. Ia pun menyebutkan data pekerja asal Flotim belum diterima pihaknya, namun pemerintah daerah akan tetap menerapkan protap kesehatan secara ketat bagi para pekerja migran yang kembali, termasuk melakukan rapid test dan dikarantina selama 14 hari.

"Memang ada rencana kepulangan PMI asal NTT. Tapi sejauh ini kami belum dapat data secara pasti berapa banyak pekerja migran asal Flotim yang kembali nanti. Namun pada prinsipnya kami tentu tetap menerima mereka kembali dengan  menerapkan protokol kesehatan bagi para pekerja migran. Mereka akan dikarantina selama 14 hari di tempat yang telah disiapkan. Kami juga akan menggelar rapid test bagi seluruh pekerja migran yang datang untuk deteksi dini. Kita berharap dan doakan agar seluruh pekerja migran yang datang dalam keadaaan sehat semuanya," kata Paulus, Selasa (19/5).

Sementara itu, terkait jumlah pemudik pascakeluarnya keputusan penutupan sementara pelayaran dan penerbangan, Paulus mengaku terjadi penurunan jumlah pemudik yang cukup tinggi demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di daerah ini.

"Iya sejak ditutupnya pelayaran kapal pelni dan pembatasan frekuensi pelayaran bagi kapal fery, serta ditiadakan jadwal penerbangan, jumlah pemudik saat ini menurun cukup jauh," imbuhnya.

Baca juga:  206 Pekerja Migran Indonesia Diisolasi di Asrama Haji Pondok Gede

Sampai saat ini pun pelayaran dan penerbangan masih ditutup. Hal ini mempermudah upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19. Pihaknya tetap berupaya memperketat pintu-pintu masuk maupun jalur-jalur tikus baik di laut dan di darat untuk mencegah pemudik ilegal masuk.

"Kami terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk bersama menjaga wilayah ini dari pelayaran ilegal," tuturnya.

Pemkab Flotim pun terus mengimbau warga yang berada di luar Flotim untuk tetap menahan diri tidak pulang kampung demi menjaga wilaya tetap aman. Hal ini disampaikan pasca-ditemukan seorang positif covid-19.

"Apalagi sudah ada temuan seorang positif covid-19 di sini, pasien positif tersebut merupakan eks penumpang KM Lambelu yang tiba tanggal 7 April lalu, sehingga kami pun terus mengimbau warga yang ada di luar Flotim untuk sementara waktu menahan diri dulu tidak pulang sampai wabah mereda," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/Yohanes Manase

Konsistensi Seorang Ibu di NTT, Tolak Lahan untuk Pabrik Semen

👤Yohanes Manase 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:34 WIB
Rombongan DPRD Manggarai Timur yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bernadus Nue mendatangi Luwuk untuk berdialog terkait pro-kontra pembangunan...
MI/Widjajadi

Bersepeda Massal di Solo Selama Wabah Covid Dilarang

👤Widjajadi 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:05 WIB
SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo melarang warga bersepeda massal di tengah pandemi...
Antara

BNPB Siapkan 10 ribu Swab Test PCR untuk Jawa Barat

👤Depi Gunawan 🕔Jumat 05 Juni 2020, 20:55 WIB
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku pelaksana tugas percepatan penanganan Covid-19 mengalokasikan 10 ribu alat pengetesan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya