Selasa 19 Mei 2020, 14:25 WIB

Akademisi IPB: Sektor Pertanian Jadi Penyelamat Perekonomian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Akademisi IPB: Sektor Pertanian Jadi Penyelamat Perekonomian

Istimewa/Kementan
BPS merilis nilai ekspor pertanian mengalami kenaikan sebesar 12,66% (yoy) dengan nilai transaksi sebesar US$ 0,28 miliar.

 

KETUA Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB), Sahara menilai sektor pertanian saat ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional, terutama dalam menghadapi pandemi Covid 19. Menurut dia, hal itu terlihat dari pertumbuhan ekspor pertanian yang selalu meningkat signifikan.

"Saat sektor lain mengalami perlambatan, sektor pertanian tetap menunjukan kinerja yang positif. Bisa dikatakan sektor pertanian menjadi penyelamat bagi perekonomian indonesia, terutama seperti sekarang ini, dimana kita sedang menghadapi wabah pandemi," ujar Sahara saat dihubungi, Selasa (19/).

Makanya, kata Sahara, pasca-pandemi Covid-19 nanti, fokus pembangunan pada sektor pertanian dan industri hilirnya wajib menjadi perhatian utama bagi semua pemangku kebijakan. Sahara menilai, langkah ini perlu dilakukan mengingat nilai ekspor pertanian selalu berada dalam posisi positif.

"Misalnya Industri hilir pada sektor pertanian perlu difokuskan terutama untuk meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian. Pemerintah harus lebih memberikan perhatian yang lebih karena perekonomian kita terselamatkan," tuturnya.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor pertanian mengalami kenaikan sebesar 12,66% (yoy) dengan nilai transaksi sebesar US$ 0,28 miliar. Kenaikan di sektor pertanian membuat total ekspor Indonesia secara kumulatif mencapai US$ 53,95 miliar  atau naik sebesar 0,44% (yoy)

Sepanjang bulan Januari-April 2020, ekspor hasil pertanian juga meningkat sebesar 15,15%. Capaian ini lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Lebih dari itu, komoditas perkebunan menjadi andalan ekspor di sektor pertanian, dikarenakan produk buah dan sayuran lokal memang mampu bersaing di pasar Internasional.

"Sektor perkebunan kita memang tercukupi untuk dilakukan eskpor. Oleh karena itu fokus utama pemerintah adalah pemenuhan kebutuhan bahan pokok komoditas utama," tutup Sahara. (OL-09)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

New Normal Harus Utamakan Sektor Produktif

👤Hld/E-3 🕔Minggu 31 Mei 2020, 05:51 WIB
Sentimen pasar ini bisa menjadi modal yang baik untuk peningkatan kegiatan...
Ist/Kementan

Serahkan 100 Ribu Bibit Pala, Mentan SYL: Kita Kuasai Pasar Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 18:34 WIB
Salah satu teknologi perkebunan yang telah dihasilkan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) adalah pala varietas...
MI/Andri Widiyanto

Kadin Optimistis Normal Baru Bakal Tingkatkan Kegiatan Ekonomi

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:30 WIB
Dalam beberapa pekan pertama new normal, peningkatan ekonomi diprediksi akan pulih secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya