Selasa 19 Mei 2020, 14:17 WIB

Gubernur Sumut: Strategi Antisipasi Krisis Pangan Saat Covid-19

mediaindonesia.com | Ekonomi
Gubernur Sumut: Strategi Antisipasi Krisis Pangan Saat Covid-19

Istimewa/Kementan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memerintahkan seluruh bupati dan wali kota di bawahnya untuk melakukan antisipasi krisis pangan.

 

GUBERNUR Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memerintahkan seluruh bupati dan wali kota di bawahnya untuk melakukan antisipasi krisis pangan di tengah pandemi Covid-19 dengan melakukan percepatan tanam.

Hal tersebut untuk mengantisipasi musim kemarau yang diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan mengalami puncaknya bulan Agustus 2020 ini. "Percepatan tanam ini harus dilakukan secara cepat dan masif apalagi saat pandemi seperti sekarang," ujar Edy di kantornya, Selasa (19/5).

Gubernur Edy menambahkan akan mengoptimalkan seluruh lahan pertanian di seluruh Provinsi Sumut untuk meningkatkan produksi pangan dengan melakukan percepatan tanam pada bulan Mei ini dan memastikan stok yang dimiliki cukup sampai pada musim tanam berikutnya.

"Saya juga meminta seluruh jajaran dibawah saya untuk menanam pangan alternatif seperti ubi jalar.Masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan mereka, perkantoran bahkan lahan tidur yang tidak digunakan," tuturnya.

Selain itu, Edy juga memastikan stok pangan Sumut aman dengan jumlah sebesar 1,5 juta ton beras pada Januari–Juli 2020 dan konsumsi beras sebesar 1,1 juta ton. Stok beras tersebut berasal dari panen padi dibeberapa daerah sentra seperti Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Dairi, Batubara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengan dan Mandailing Natal.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumut, pihak Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut melakukan beberapa langkah seperti dengan menurunkan petugas dan Penyuluh untuk mendampingi dan mengawal petani dalam percepatan tanam.

"Dinas pertanian kabupaten/kota saya harapkan dapat memaksimalkan bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) seperti alat mesin pertanian (Alsintan) dan benih yang sudah disalurkan," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Ir. Dahler Lubis, MMA .

Untuk musim tanam ini, Dahler mengatakan telah menyalurkan 821,5 ton benih padi dan 423,2 ton benih jagung ke seluruh kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sumut.

Sedangkan untuk pupuk bersubsidi dan kredit usaha rakyat (KUR), ia mengingatkan Dinas Pertanian (Distan) Sumut untuk melakukan validasi data agar valid segera diajukan penyalurannya.

"Untuk musim tanam periode bulan April -September 2020 ini akan mencapai 244.944 hektare sehingga stok beras yang tersedia surplus hingga akhir tahun," ucapnya.

Di kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi mengatakan produksi beras nasional terjadi aman. Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kementan terus berupaya melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan dan distribusi pangan. 

“Kementan mendukung penuh upaya dan daerah berkomitmen penuh berbagai daerah untuk kita bersama-sama mampu memenuhi target produksi pangan. Seperti yang menjadi arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk tetap menjaga pasokan pangan apalagi di tengah kondisi seperti ini,” kata Suwandi.

Berdasarkan data produksi BPS, neraca beras nasional surplus jutaan ton sampai Juni 2020. Total stok beras nasional untuk periode April-Juni 2020 ada sekitar 14 juta ton dengan rincian stok akhir bulan Maret 2020 sebanyak 3,45 juta ton dan panen bulan April-Juni 2020 sebanyak 10,56 juta ton.

Ia juga mengatakan persediaan saat ini melebihi kebutuhan konsumsi beras nasional periode April-Juni 2020 yang totalnya sekitar 7,61 juta ton atau rata-rata 2,5 juta ton per bulan. "Artinya, sampai beberapa bulan ke depan Indonesia memiliki surplus beras sekitar 6,4 juta ton," tukas Suwandi. (OL-09)

Baca Juga

Antara/Asep Fathulrahman

Survei: Banyak Karyawan Dirumahkan tidak Ikut Kartu Prakerja

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 26 November 2020, 17:12 WIB
Demographic and Poverty Studies (IDEAS) melakukan riset yang melibatkan 346 responden berstatus dirumahkan, yang tersebar di 12 provinsi...
 ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

KKP Hentikan Sementara Ekspor Benur

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 November 2020, 15:46 WIB
Penghentian itu tertuang dalam SE Nomor : B. 22891/DJPT/PI.130/XI/2020 tentang Penghentian Sementara Penerbitan Surat Penetapan Waktu...
ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Aturan Penataan Ruang Permudah Masyarakat Memulai Usaha

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 26 November 2020, 15:45 WIB
"Tanpa tata ruang yang mudah diakses, maka masyarakat akan kesulitan untuk memulai kegiatan usaha, misalkan dalam proses bisnis UMKM...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya