Selasa 19 Mei 2020, 14:05 WIB

WHO akan Tinjau Penanganan Virus Korona

Nur Aivanni | Internasional
WHO akan Tinjau Penanganan Virus Korona

AFP/CHRISTOPHER BLACK
Direktur  Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus

 

DIREKTUR  Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa ia akan memulai evaluasi independen atas penanganan pandemi virus korona.

"Saya akan memulai evaluasi independen pada saat yang tepat paling awal untuk meninjau pengalaman dan pelajaran yang didapat dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan kesiapan dan respons pandemi nasional dan global," katanya dalam pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia (WHO), seperti dikutip dari AFP, Selasa (19/5).

Sejumlah besar pemimpin negara dan menteri kesehatan memuji upaya WHO, tetapi Menteri Kesehatan AS Alex Azar justru mengatakan WHO gagal untuk memperoleh dan memberikan informasi penting tentang covid-19.

"Kita harus jujur tentang salah satu alasan utama wabah ini berputar di luar kendali: ada kegagalan oleh organisasi ini untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dunia dan kegagalan itu menelan banyak korban jiwa," kata Azar dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan Majelis Kesehatan Dunia tahun ini telah dipangkas dari yang biasanya berlangsung selama tiga minggu menjadi hanya dua hari. Pertemuan tersebut kali ini hanya fokus pada pandemi.

Baca juga: Brasil Minta Dokter Asal Kuba Praktik Lagi

Meskipun ada ketegangan yang meningkat antara dua ekonomi terbesar di dunia, negara-negara anggota berharap WHO akan mengadopsi resolusi yang ditujukan untuk membentuk tanggapan bersama, termasuk komitmen pada akses yang adil ke perawatan dan vaksin potensial.

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyuarakan dukungan untuk pendekatan bersama dan berjanji dalam pidatonya untuk membuat vaksin apa pun yang dikembangkan negaranya tersedia bagi semua pihak.

Negara tersebut juga menawarkan bantuan sebesar US$2 miliar. Tiongkok saat ini memiliki lima vaksin potensial yang tengah dilakukan uji klinis.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel pun menegaskan bahwa vaksin apa pun harus tersedia untuk semua orang. (AFP/A-2)

Baca Juga

Olivier DOULIERY / AFP

Biden Sindir Trump dengan Sebutan 'Orang yang Sangat Tolol'

👤Antara 🕔Kamis 28 Mei 2020, 21:51 WIB
Joe Biden menyebut saingannya dari Partai Republik Donald Trump sebagai "orang yang sangat bodoh" karena tidak mengenakan masker...
Antara

Tiongkok Resmi Masukkan Hong Kong dalam UU Keamanan Nasional

👤Antara 🕔Kamis 28 Mei 2020, 20:52 WIB
Keputusan tersebut diambil setelah kerusuhan sosial berkepanjangan dan meningkatnya kekerasan di jalanan yang mengakibatkan Hong Kong...
AFP

Trump Ancam Tutup Media Sosial

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Kamis 28 Mei 2020, 19:53 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menutup platform media sosial, setelah Twitter menambahkan tautan cek fakta ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya