Selasa 19 Mei 2020, 08:25 WIB

Sektor Properti masih Menjanjikan

MI | Ekonomi
Sektor Properti masih Menjanjikan

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.
Foto udara proyek pembangunan sebuah komplek perumahan di kawasan BSD City Tangerang, Banten, Selasa (31/12/2019)

 

PROPERTI masih menjadi sektor yang akan tumbuh di masa pandemi covid-19. Hal itu didasari tren kebutuhan perumahan masyarakat yang terus meningkat. Meski demikian, pertumbuhan sektor properti akan dibarengi dengan pengetatan persyaratan dari perbankan. Pengamat properti Lukas Bong menilai, saat ini harga properti sudah tidak lagi memberatkan.

Karena itu, sangat layak bagi masyarakat untuk mulai membeli properti. "Harga properti sedang murah sekarang. Ini peluang bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian atau ingin investasi," ujar Lukas yang juga Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) itu.

Dia menambahkan, properti akan menjadi sektor menjanjikan dari segi ekonomi saat pandemi covid-19 hingga berlalu. Saat ini juga menjadi momentum yang tepat bagi kalangan milenial untuk memiliki hunian. Kebiasaan traveling kalangan milenial bisa dialihkan untuk investasi ke properti.

"Sekarang banyak pengembang yang menjual properti dengan paket penawaran yang sangat menarik. Ini saatnya bagi milenial yang memiliki tabungan atau mampu mencicil," paparnya. Apalagi, rumah merupakan kebutuhan primer yang dibutuhkan untuk masa depan. Menurut Lukas, di kawasan BSD dan Serpong, banyak pengembang menawarkan landed house dengan harga terjangkau bagi milenial serta beragam promo menarik. "

Di BSD, Serpong, dan sekitarnya banyak pilihan produk properti dengan kualitas baik dan lingkungan yang nyaman," papar Lukas. Menurutnya, kesempatan emas soal program penawaran menarik dari pengembang menjadi momen yang baik untuk dimanfaatkan. Biasanya pengembang saat ini menawarkan harga lebih murah daripada harga pasar. "Sekarang harga sudah bergerak turun 30%. Itu belum termasuk jika ada penawaran khusus," papar Lukas.

Pengamat perbankan Paul Sutaryono pun sependapat. Ia menilai pada masa pandemi seperti ini memang sektor properti masih tergolong sangat baik. Selain itu, investasi properti terbilang paling aman. "Tentu saja properti masih untuk jangka menengah dan panjang," paparnya. Menurut Paul, sektor properti juga terpapar dampak virus covid-19. Meski demikian, dalam jangka menengah dan jangka panjang sektor ini tetap paling prospektif. (RO/S-2)

Baca Juga

Ist/Bea Cukai

Cegah Penyelundupan, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar Patroli Laut

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 16:24 WIB
Wilayah patroli laut Bea Cukai Aceh meliputi sepanjang pesisir pantai timur di Aceh Besar sampai dengan Pulo Rondo yang secara...
Ist/Bea Cukai

Bea Cukai Parepare Terus Berkomitmen Layani Kegiatan Ekspor

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 16:11 WIB
Sejak diberlakukannya pembatasan untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19, Bea Cukai Parepare telah mengalihkan beberapa layanan...
Ist/Bea Cukai

Bea Cukai Kudus Bongkar 800 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Mobil

👤mediaindonsia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 16:03 WIB
Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, penindakan ratusan ribu batang rokok ilegal kali ini diawali dari informasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya