Selasa 19 Mei 2020, 00:10 WIB

La Liga Ingin Bergulir Setiap Hari

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
La Liga Ingin Bergulir Setiap Hari

AFP

 

PRESIDEN La Liga Javier Tebas mengungkapkan jadwal baru ketika kompetisi kembali bergulir. Ia mengusulkan pertandingan akan digelar setiap hari dan setiap tim akan memiliki jeda selama tiga hari.

Tebas mengusulkan setiap tim bermain dua kali dalam sepekan. Misalnya, ketika satu tim bermain pada Senin, selanjutnya akan bermain laga pada Kamis.

“Usulnya bertujuan menggelar pertandingan setiap hari dalam sepekan. Ini tidak akan menjadi masalah walaupun menggelar pertandingan pada Senin,” ungkap Tebas, seperti dilansir AS, kemarin.

Tebas berharap bisa melanjutkan kompetisi pada 12 Juni, seiring dengan melonggarnya aturan lockdown dan menurunnya jumlah kasus covid-19 di Spanyol.D engan usul itu, Tebas menargetkan kompetisi dapat rampung pada 29 Juli sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan UEFA. Setelah itu, UEFA akan melanjutkan Liga Champions dan Liga Europa pada 2 Agustus dan final akan digelar di Istanbul pada 29 Agustus.

“Saya telah mengusulkannya ke federasi sepak bola Spanyol. Saya berharap penggemar La Liga di seluruh dunia dapat menikmati sepak bola papan atas setiap hari dalam sepekan,” ungkap Tebas.

Terkait dengan Liga Champions dan Liga Europa, Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan setidaknya 80% dari liga di Eropa musim ini akan rampung pada Agustus. Ia mengaku telah memiliki rencana agar kompetisi tak dihentikan secara prematur agar jelas siapa yang berhak tampil di Liga Champions atau Liga Europa.

Bundesliga kini sudah sejalan dengan keinginan Ceferin setelah resmi memulai lagi kompetisi pada akhir pekan lalu. Bayern Muenchen kembali membuka peluang untuk menjuarai Liga Jerman setelah menang 2-0 atas Union Berlin pada Minggu (17/5).  Robert Lewandowski dan Benjamin Pavard menjadi penyumbang gol untuk Muenchen.


Glasgow Celtic juara

Glasgow Celtic, kemarin, dinobatkan sebagai juara Liga Utama Skotlandia setelah Liga Sepak Bola Skotlandia (SPFL) memutuskan menghentikan kompetisi musim ini.

Itu menjadi gelar liga kesembilan secara beruntun, atau gelar ke-51 sepanjang sejarah Celtic yang di klasemen akhir mengoleksi 80 poin, unggul 13 poin dari Rangers di peringkat kedua. Secara matematis Rangers masih bisa mengejar perolehan poin Celtic mengingat kompetisi masih menyisakan delapan laga. Namun, SPFL mengaku tak realistis menyelesaikan laga musim ini.

Kepala Eksekutif Celtic Peter Lawwell mengaku tak bisa menampik ada rasa ketidakpuasan mengakhiri liga dengan cara seperti ini karena tak bisa menuntaskannya dengan para fan. “Kami mempersembahkan gelar ini untuk semua orang yang telah peduli dan semua orang yang terkena dampak saat masa-masa sulit ini,” ungkap Lawwell, seperti dilansir dari AFP. (Supersport/R-3)
 

Baca Juga

MI/Seno

Coronation Bayern Muenchen

👤Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 06:02 WIB
Dusseldorf sendiri mengharapkan kiper Florian Kastenmeier bisa kembali menampilkan permainan terbaik seperti saat memecundangi...
AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS

Final Piala FA Diharapkan Bisa Digelar 1 Agustus

👤Widhoroso 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:20 WIB
Undian babak perempat-final telah dilangsungkan pada 9 Maret namun pertandingan tidak dapat digelar karena pandemi virus corona yang...
AFP

Leverkusen Geser Leipzig, Havertz Kembali Bikin Rekor

👤Widhoroso 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:40 WIB
Gol ke gawang Freiburg membuat Havertz kini menjadi pemain pertama Bundesliga yang mampu mencetak 35 gol dalam usia yang belum mencapai 21...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya