Senin 18 Mei 2020, 20:00 WIB

Harga Telur Ayam di Tasikmalaya Turun Tajam

Kristiadi | Nusantara
Harga Telur Ayam di Tasikmalaya Turun Tajam

MI/Adi Kristriadi
Harga telur ayam di Tasikmaya turun mejadi Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram

 

Jelang Idul Fitri 1441 Hijriah kebutuhan bahan pokok di beberapa pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada telur, daging ayam, cabai merah, cabai hijau, juga sayuran, dan bumbu dapur lainnya.

Selama diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), masih banyak warga yang tidak menjaga jarak. Misalnya di pasar tradisional Cikurubuk, Pancasila, Manonjaya, dan Singaparna. Tidak ada jaga jarak antara sesama pembeli seperti yang terjadi di penjual telur, bawang merah, dan bawang putih.

"Semua pasar tradisional di Tasikmalaya saat ini masih tetap melayani pembeli sejak PSBB diberlakukan pemerintah. Jadi, kebutuhan para pembeli tetap dipenuhi selama Ramadan hingga Idul Fitri nanti," kata pedagang di pasar Cikurubuk, Wawan, 54, Senin (18/5/2020).

Menurutnya, harga beberapa barang telah mengalami penurunan. "Telur normalnya Rp19 ribu per kilogram (kg), sekarang jadi Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per kg," lanjutnya.

Mnurunnya harga telur, imbuh Wawan, disebabkan banyak pengusaha tidak bisa mengirimkan ke Jakarta dan daerah lain.

"Beberapa industri kue rumahan tutup. Akibatnya para pengepul melimpahkan telur ke pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, dan Banjar," jelas Wawan.

Penjual telur rata-rata, lanjutnya, mendapatkan kiriman dari pengepul antara 5-7 kwintal per minggu.

Baca juga: PSBB Bandung belum Berencana Dilonggarkan

"Inilah yang menyebabkan harga telur turun meski awalnya harga mencapai Rp24 ribu hingga Rp26 ribu per kg. Namun, ternyata harga murah tidak menaikkan pembeli. Mereka beli 3 sampai 5 kg saja," ujarnya.

Pedagang sayuran, Nining, 42, mengatakan harga bawang merah sekarang ini telah mengalami penurunan. "Harganya Rp35 ribu/kg, bawang putih Rp40 ribu/kg, gula pasir Rp18 ribu/kg, tomat Rp8 ribu/kg, cabai rawit Rp20 ribu/kg, dan cabai merah Rp30 ribu/kg," jelas Nining.

Harga beras, menurutnya, masih normal. Rinciannya Rp10 ribu/kg kualitas III, Rp11 ribu/kg kualitas II, dan Rp12 ribu/kg kualitas I

"Semua kebutuhan bahan pokok yang dijual di pasar tradisional harganya relatif mengalami penurunan, tetapi harga daging sapi turun naik. Berkisar antara Rp115 ribu dan Rp 120 ribu/kg," tukas Nining.

Harga ayam, imbuhnya, yang saat ini naik. "Dari Rp32 ribu menjadi Rp36 ribu/kg, sehingga pembeli lebih memilih ikan tawar karena lebih terjangkau," paparnya. (OL-14)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

BMKG: Potensi Gelombang Tinggi & Rob di Perairan Utara Jawa

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 04 Juni 2020, 13:54 WIB
Rob berdampak signifikan dipicu kombinasi antara periode pasang air laut akibat pengaruh fase bulan mati bersamaan dengan adanya rambatan...
MI/Palce Amalo

Sopir Truk Ekspedisi Keluhkan Wajib Rapid Test Dua Kali Seminggu

👤Palce Amalo 🕔Kamis 04 Juni 2020, 13:50 WIB
Rapid test untuk sopir maupun penumpang kapal fery dilakukan di mobil laboratorium klinik yang setiap pagi parkir di area Pelabuhan...
MI/Haryanto

Infomedia Niaga Perkasa Bantu Alkes Rp3 Miliar

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 13:42 WIB
Bantuan itu berupa Biological Isolation Cham, baju APD dan Google, tempat tidur set, tabung gas 02, masker, thermometer, APD, Chamber...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya