Senin 18 Mei 2020, 12:00 WIB

Satpol PP Tegur Keras PKL yang Nekat Berjualan di Tanah Abang

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Satpol PP Tegur Keras PKL yang Nekat Berjualan di Tanah Abang

MI/Pius Erlangga
PKL di Pasar Tanah Abang yang berjualan saat PSBB ditertibkan Satpol PP (17/5/2020)

 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta telah memberikan sanksi berupa teguran keras terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang masih nekat berjualan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (17/5).

Mereka tidak mematuhi aturan penerapan sosial berskala besar (PSBB), misalnya tidak memakai masker dan menjaga jarak atau physical distancing.

"Langsung kita bubarin. Kita kenakan sanksi berupa teguran dan kerja sosial juga ada," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin saat dihubungi, Jakarta, Senin (18/5).

Menurutnya, aksi nekat para PKL tersebut, dilakukan saat jajarannya sedang beristirahat sejenak. Mereka ada yang menjual barang dagangannya di pinggir-pinggir jalan. Kejadian kerumunan itu, kata Arifin, tidak berlangsung lama.

Baca juga: DPRD: Juni, Relaksasi PSBB DKI Harus Sudah Siap

"Enggak beberapa lama, sekian jam langsung ditertibkan. Karena kan anggota memang lagi istirahat salat dan lainnya. Kalau PKL boleh dagang istilahnya itu kan melanggar (aturan PSBB)," jelas Arifin.

Satpol PP, sebutnya, bakal intens menjaring para pelanggar PSBB. Tidak hanya PKL, warga biasa juga ditegur apabila didapati berkerumun. Untuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau tunawisma, bakal dibawa ke tempat penampungan sementara, di antaranya ke Gelanggang Olahraga Remaja (GOR).

"Kami sebenarnya bukan mengejar orang untuk dikenakan sanksi ya, bukan terus -enerus. Kami ingin mengajak orang untuk mendisiplinkan dirinya mematuhi aturan supaya kita tidak terkena penularan covid-19. Jadi, sanksi itu bagian dari salah satu cara saja," pungkas Arifin. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Dua Hari Lebaran Nihil Kasus Baru Korona di Kabupaten Bogor

👤Ant 🕔Selasa 26 Mei 2020, 00:04 WIB
Hingga Senin (25/5) malam, ada sebanyak 180 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 40 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan...
Antara

Pemkot Bogor Ikuti Masa PSBB Jabar Hingga 29 Mei

👤Ant 🕔Selasa 26 Mei 2020, 00:00 WIB
"Untuk sementara, bila ada kekosongan akan diisi penerapan PSBB tingkat provinsi, sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat, yakni...
MI/Franmsisco Carolio Hutama gani

Ribuan Kendaraan Tinggalkan Jakarta, PKS : Kebijakan tak Sinkron

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 21:21 WIB
PT Jasa Marga sendiri mencatat total 37.878 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya