Senin 18 Mei 2020, 09:49 WIB

DPR Mulai Pembahasan Pilkada 2020 di Tengah Reses

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
DPR Mulai Pembahasan Pilkada 2020 di Tengah Reses

ANTARA/Adeng Bustomi
Pekerja menata kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat.

 

KOMISI II DPR akan segera memulai pembahasan pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Sebelumnya, Komisi II DPR menerima Perppu No 2 Tahun 2020 tentang Penundaan Pelaksanaan Pilkada dari pemerintah.

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan Komisi II akan segera melakukan rapat dengan pihak-pihak terkait untuk membahas persiapan Pilkada. Berdasarkan keputusan dengan KPU sebelumnya, tahapan Pilkada 2020 direncanakan akan dimulai pada 6 Juni 2020.

"Rabu besok, kami akan rapat dengan Mendagri dan KPU untuk membahas tahapan itu," ujar Doli dalam keterangan resmi, Senin (18/5).

Baca juga: Perlu Kepastian Tunda lagi atau Tidak

Rapat akan dilakukan meski saat ini DPR RI tengah menjalani masa reses. Berdasarkan jadwal resmi, DPR akan menjalani masa reses hingga 14 Juni mendatang.

"Ya karena urgent, kami minta izin ke pimpinan untuk Raker walaupun dalam masa reses," ujar Doli.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR Saan Mustopa mengatakan bila kondisi pandemi mereda dan pelaksanaan Pilkada tetap pada 9 Desember, diharapkan sebelum Juli tahapan Pilkada sudah bisa dimulai.

"Jadi Juli paling lambat sudah bisa dimulai," ujar Saan.

Terkait waktu pelaksanaan, hingga saat ini, Komisi II masih berpegang pada keputusan yang telah diambil bersama KPU, yakni pada 9 Desember 2020. Namun, segala kemungkinan termasuk kemunduran lebih lama bisa terjadi bila kondisi tidak memunkinkan.

"Kalau dari rapat terakhir mengapa kita ambil 9 Desember itu kan sebenarnya dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya soal masa tanggap darurat covid-19 yang akan berakhir pada 29 Mei, itu yang jadi patokan kita semua. Jadi tetap walaupun sudah diputuskan 9 Desember nantinya dalam evaluasi dan pembahasan lanjutan pertimbangan yang akan dilihat ialah tetap pandemi covid-19 keadaannya bagaimana," papar Saan. (OL-1)

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

Mantan Direktur PTPN III Divonis Lima Tahun Penjara

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:27 WIB
Mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Dolly Parlagutan Pulungan divonis lima tahun penjara, karena terbukti menerima...
MI/M Irfan

DPD Ungkap Inkonsitensi Kriteria UMKM di RUU Cipta Kerja

👤Henri Siagian 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:07 WIB
Menurut anggota PPUU DPD Novita Anakotta, jangan sampai terjadi tumpang tindih dari sisi regulasi dalam menentukan kriteria UMKM yang...
Antara

Menko Ungkap PSBB tidak Dicabut sampai WHO Cabut Status Pandemi

👤Usman Kansong 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:56 WIB
New normal, kata Airlangga, bukanlah pencabutan PSBB melainkan adaptasi. "Itu namanya adaptasi. Tidak ada cabut-mencabut,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya