Senin 18 Mei 2020, 03:55 WIB

Katy Perry Butuh Ruang untuk Sendiri

MI | Humaniora
Katy Perry Butuh Ruang untuk Sendiri

AFP
Penyanyi Katy Perry

 

KEHAMILAN umumnya menjadi hal yang membahagiakan bagi banyak perempuan. Namun, tak berarti selalu mudah. Apalagi di masa pandemi ini, ketika banyak kegiatan untuk masyarakat awam harus dilakukan di rumah masing-masing.

Ketika berbicara dengan Roman Kemp di acara bincang pagi Radio Capital, Sabtu (16/5), penyanyi Katy Perry, 35, mengaku harus ‘kabur’ ke dalam mobilnya untuk menangis. Dalam acara itu, Kemp bertanya apakah pemilik tembang Never Worn White tersebut menangisi kakinya yang mungkin membengkak karena kehamilan.

Perry kemudian menjawab, “Yeah, kakiku belum membengkak. Tapi, ya, aku menangis. Aku sering masuk ke mobil yang kuparkir di luar rumah dan mengunci pintunya.”

Menurutnya, hal itu ia lakukan lantaran ia membutuhkan ruang untuk dirinya di sela swakarantina yang ia lakukan bersama keluarga dan pasangannya, Orlando Bloom. Bagi Perry, menjadi perjuangan besar untuk mengatasi segala perubahan fisik dan mental selama kehamilan pada masa pandemi berikut pembatasan yang disebabkannya. Belum lama ini ia mengungkapkan perihal kesehatan mentalnya di Twitter. Perry mencicit, ‘Kadang aku tidak tahu mana yang lebih buruk, menghindari virus atau gelombang depresi yang datang seiring norma-norma baru ini’.
(DailyMail/Sha/M-1) 

Baca Juga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Wakil Ketua MPR Sebut Pemilihan Diryt TVRi tidak Sesuai Etika

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Jumat 29 Mei 2020, 11:54 WIB
Hidayat mengungkapkan setiap penyelenggara negara harus tunduk kepada TAP MPR RI No VI/MPR/2001 Tahun 2001 tentang Etika Kehidupan...
MI/RAMDANI

Jelang New Normal, Istiqlal belum Gelar Salat Jumat

👤Antara 🕔Jumat 29 Mei 2020, 11:47 WIB
Istiqlal di hari-hari sebelum adanya covid-19 kerap membuka berbagai layanan ibadah, termasuk juga menerima kunjungan wisatawan dari dalam...
MI/ Haryanto

Pesantren Dikhawatirkan jadi Klaster Baru New Normal

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 29 Mei 2020, 11:46 WIB
"Pesantren yang berbasis komunitas dan cenderung komunal justru dapat menjadi klaster baru pandemi Covid-19. Sesuatu yang sepatutnya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya