Minggu 17 Mei 2020, 12:00 WIB

Pemerintahan Diminta Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pemerintahan Diminta Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran

DOK DPR RI
Anggota Komisi VI DPR RI Chairul Anwar.

 

Anggota Komisi VI DPR RI Chairul Anwar meminta agar Pemerintah berupaya lebih serius untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok yang mulai merangkak naik menjelang hari raya Idul Fitri di tengah pandemi virus Covid-19. Ia berharap Pemerintah tidak lagi menambah penderitaan masyarakat dengan membiarkan harga kebutuhan pokok meningkat.

"Masyarakat kita sudah hidup prihatin di masa Covid-19 ini, kami harap Pemerintah gerak cepat untuk mengembalikan serta menahan kenaikan harga bahan pokok yang sudah merangkak naik di pasaran,” ungkap Chairul dalam keterangan persnya kepada Parlementaria, Jumat (15/5/2020).

Saat ini harga bawang merah di pasar tradisional seluruh provinsi Tanah Air dibanderol Rp52.250 per kg. Sejak hari pertama puasa, harga bawang merah telah naik 16,8%. Padahal harga acuan bawang merah yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp32 ribu per kg. Harga gula juga melambung dan yang masih mahal saat ini harga gula masih berada di Rp17.400 per kg. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) gula ada di Rp12.500 per kg.

Selain harga bawang yang terus merangkak naik dan harga gula masih tinggi, harga komoditas lain yang juga mulai merangkak naik adalah harga daging ayam ras segar. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga 1 kg daging ayam ras segar dibanderol di atas Rp30.000. Sejak awal pertama puasa harga daging ayam telah naik 11,4%.

Menanggapi hal tersebut, politisi F-PKS ini menyatakan dirinya sudah memperingatkan Kementerian Perdagangan pada saat rapat dengan Komisi VI DPR RI pekan ke-3 April 2020 yang lalu agar Kemendag melakukan langkah konkret untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami sudah memperingatkan Kementerian Perdagangan untuk dapat menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, sehingga pemerintah bisa menstabilkan harga kebutuhan pokok. Tapi kenyataannya di lapangan malah terjadi kenaikan beberapa bahan pokok. Kami menyayangkan hal ini dan berharap pemerintah melakukan langkah serius untuk menekan harga kebutuhan pokok,” jelas legislator dapil Riau ini.

Selanjutnya Chairul menghimbau agar Pemerintah lebih menguatkan koordinasi antar lembaga agar bisa memecahkan permasalahan ini. “Saya harap pemerintah harus kompak dan melakukan sinergi dengan baik. Permasalahan kenaikan harga ini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu sektor saja, tapi ini multi sektor, ada sektor perdagangan, sektor pertanian, BUMN, bahkan instansi penegak hukum juga harus dilibatkan terutama jika ada pihak yang memanfaatkan momen ini untuk mengeruk keuntungan," tutup Chairul. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA/Aditya Pradana Putra

Pascaditangkap KPK, Akun Instagram Edhy Prabowo Menghilang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 November 2020, 09:20 WIB
Dalam postingan terakhir Edhy di akun @edhy.prabowo yang dipantau Media Indonesia, terlihat unggahan kegiatan kerja Edhy di Amerika...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Ditangkapnya Edhy Prabowo akan Pengaruhi Elektabilitas Gerindra

👤Cindy Ang 🕔Kamis 26 November 2020, 08:03 WIB
"Alasannya, sederhana saja, Edhy Prabowo merupakan anak emasnya Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto....
Dok MI ROMMY PUJIANTO

Politisi NasDem Tuding Rocky Gerung Fitnah Gerindra

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 06:54 WIB
Rocky menyebut Gerindra akan membalas dendam setelah Edhy Prabowo ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya