Minggu 17 Mei 2020, 11:32 WIB

Kematian Covid-19 Brasil Lampaui Gabungan Seluruh Amerika Latin

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Kematian Covid-19 Brasil Lampaui Gabungan Seluruh Amerika Latin

AFP/MICHAEL DANTAS
Warga suku asli Brasil, Parque das Tribos, berduka setelah kepala suku mereka Messias, 53, meninggal karena covid-19.

 

KORBAN tewas akibat covid-19 di Brasil mencapai 15.046, Sabtu (16/5), lebih banyak dari gabungan korban tewas di semua negara Amerika Latin.

Menurut penghitungan berjalan oleh Universitas Johns Hopkins, jumlah infeksi virus korona di Brasil telah meningkat menjadi 222.877 sementara itu mencatat catatan harian 13.944 kasus baru, Kamis (14/5).

Di seluruh Amerika Latin dan Karibia, korban tewas mendekati 28.000.

Baca juga: Lockdown Digelar, Ibu Kota Cile Sunyi

Meski mengalami lonjakan kasus, Presiden Brasil Jair Bolsonaro terus memberikan tekanan pada para gubernur dan wali kota di negara bagian untuk segera melonggarkan lockdown dan membuka kembali perekonomian.

Dia mengatakan kehancuran ekonomi yang disebabkan tindakan anticovid-19 akan menyebabkan kemiskinan yang parah dan konsekuensi yang lebih serius bagi rakyat Brasil.

Di samping itu, saat kasus covid-19 melonjak di Brasil, negara itu masih dicengkram krisis politik.

Menteri Kesehatan Nelson Teich mengundurkan diri, Jumat (15/5), setelah kurang dari sebulan menjabat karena ketidaksepakatan dengan pendekatan rileks Bolsonaro dalam memerangi pandemi covid-19.

Teich, yang dikritik Bolsonaro karena belum menganjurkan penggunaan obat antimalaria untuk memerangi virus, mengadakan konferensi pers. Di situ, ia berterima kasih kepada Bolsonaro karena mengizinkannya untuk mengabdi tetapi tidak mengungkap mengapa ia mengundurkan diri.

Bolsonaro menegaskan obat antimalaria harus diterapkan bahkan pada pasien dengan gejala ringan, sementara Teich hanya mengizinkannya, seperti yang dilakukan mantan Menteri Kesehatan Luiz Henrique Mandetta, untuk pasien dalam kondisi kritis.

Teich menjabat sebagai Menkes pada 17 April di bawah tekanan dari presiden untuk memprioritaskan ekonomi di atas lockdown.

Setelah pengunduran diri Teich diumumkan, protes-protes keras terdengar di berbagai bagian Sao Paulo dan Rio de Janeiro. (AA/OL-1).

Baca Juga

AFP PHOTO / ABBAS MOMANI

Jalur Gaza Gembira Masjid dan PAUD Kembali Dibuka

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 23:39 WIB
MASJID-masjid kembali dibuka bagi para jamaah dan anak-anak kembali ke bangku pendidikan anak usia dini (PAUD)  pada Rabu (3/6)...
AFP/MARTY MELVILLE

Lawan Kemiskinan Selandia Baru Sediakan Pembalut Gratis

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 23:31 WIB
Kebijakan terkini untuk melawan kemiskinan terkait menstruasi yang dikenal dengan istilah period poverty itu akan dimulai Juli mendatang...
AFP

Korban Tewas Akibat Covid-19 Iran Sudah Lebih dari 8.000 Lho...

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 03 Juni 2020, 19:53 WIB
Jahanpour mengatakan 125.206 pasien telah pulih dan telah dikeluarkan dari rumah sakit sejauh ini, sementara 2.585 pasien masih dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya