Minggu 17 Mei 2020, 08:14 WIB

PKM Diberlakukan, Kota Denpasar Tampak Lengang

Arnoldus Dhae | Nusantara
PKM Diberlakukan, Kota Denpasar Tampak Lengang

ANTARA/Nyoman Budhiana
Sejumlah pengendara melintas di jalan Ida Bagus Mantra saat hari pertama penerapan PKM di kawasan taman Titi Banda, Denpasar, Bali.

 

PEMKOT Denpasar sukses menjalankan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Hari ini, Minggu (17/5), adalah hari ketiga pelaksanaan PKM.

Dalam tiga hari terakhir, situasi Kota Denpasar sangat lengang. Beberapa ruas jalan yang biasanya dipadati arus lalu lintas tampak sangat longgar.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai membenarkan bahwa Kota Denpasar semakin lengang.

"Sebelum pemberlakuan PKM, kita sosialisasi dan edukasi secara masif terutama tentang peningkatan kasus transmisi lokal. PKM dilakukan untuk memutus mata rantai penularan covid-19 di wilayah Kota Denpasar. Sejak pemberlakuan hari pertama, masyarakat sudah sebagian besar paham soal PKM. Mungkin ini yang menyebabkan, Kota Denpasar kelihatan lengang dalam dua hari terakhir," ujarnya di Denpasar, Minggu (17/5).

Baca juga: Tiga Pasien Covid-19 di Papua Barat Sembuh

Pantauan media ini di beberapa titik memang terjadi penurunan pergerakan orang dan kendaraan yang sangat drastis. Dimana-mana terjadi kelonggaran, situasinya sangat lengang.

Menurut Dewa Rai, ada 11 titik akses masuk ke Kota Denpasar yang dijaga secara ketat. Ke-11 titik ini dijaga ketat petugas gabungan dari TNI, Polri, Pecalang, Satgas covid-19, dan relawan.

Pemeriksaan dilakukan secara ketat. Warga dari luar Kota Denpasar yang tidak memiliki kepentingan yang mendesak akan diminta untuk balik kanan. Bagi warga yang bekerja di Kota Denpasar dan yang tinggal di luar Kota Denpasar agar melengkapi diri dengan berbagai persyaratan administrasi seperti surat keterangan kerja dari kantor atau perusahaanya.

"Kondisi ini yang menyebabkan, di hari pertama pemberlakuan PKM, terjadi antrian panjang di beberapa titik perbatasan, karena petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap warga yang akan memasuki Kota Denpasar. Namun di hari ketiga ini tidak ada lagi antri di beberapa titik perbatasan. Masyarakat sudah sadar. Selain mereka memilih
untuk tidak bepergian ke Kota Denpasar, warga sudah melengkapi diri dengan berbagai kelengkapan administrasi lainnya," ujarnya.

Untuk situasi di beberapa pos dalam Kota Denpasar, juga terjadi peningkatan kesadaran dari masyarakat yang luar biasa. Dari laporan pantauan lapangan petugas, tidak terjadi kerumunan orang di Kota Denpasar. Bahkan, beberapa kios, toko, warung, lebih cepat menutup tokonya karena pertimbangan PKM.

Pemeriksaan terus dilaksanakan di pos perbatasan Kota Denpasar. Namun demikian pelaksanaan kali ini tampak lebih tertib. Tidak terdapat antrean panjang sebagaimana hari sebelumnya.

"Berdasarkan laporan Tim di lapangan, pelaksanaan pemeriksaan di pos perbatasan saat ini sudah mulai tertib, tidak lagi ada kerumunan," kata Dewa Rai. (OL-1)

Baca Juga

MI/Depi Gunawan

Satu Warga Positif Covid se-RT Dikarantina

👤Depi Gunawan 🕔Jumat 05 Juni 2020, 17:05 WIB
SATU RT di Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi dikarantina setelah satu orang warganya dinyatakan positif terpapar...
Antara/Harviyan Perdana Putra

Puluhan Ribu Keluarga Terdampak Rob di Pantura Jateng

👤Akhmad Safuan 🕔Jumat 05 Juni 2020, 16:50 WIB
Banjir air laut pasang (rob) di beberapa daerah di pantura, khususnya Pekalongan hingga Jepara Jawa Tengah mengakibatkan puluhan ribu orang...
MI/Dwi Apriani

Ramai Keluhan Soal Tes Swab, DPD RI Sumsel Buka Layanan Pengaduan

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 05 Juni 2020, 15:46 WIB
Pelayanan pengaduan bisa melalui tertulis dan diberikan ke Kantor DPD RI Sumsel ataupun pesan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya