Minggu 17 Mei 2020, 07:15 WIB

SUNANTO Menyatukan Ilmu dan Amal

MI | Weekend
SUNANTO Menyatukan Ilmu dan Amal

MI/SUMARYANTO BRONTO

'ILMU dan amal akan selalu menjadi pegangan kami', berikut nukilan nasihat dari KH Ahmmad Dahlan yang dikutip Ketua Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, saat membuka obrolan dengan Andy F Noya dalam acara Kick Andy episode Jembatan Berbagi.

Nasihat yang berangkat dari Surah Al Ma'un (107), yang selalu diajarkan berulang-ulang oleh KH Ahmmad Dahlan, pun tak surut diwujudkan di masa pandemi ini. "Kami selalu menggerakkan kader kader pemuda Muhammadiyah untuk berpendidikan dan paham ilmu, tapi tidak lupa untuk selalu beramal kebaikan. Pintar tapi tidak beramal, hampa juga. Beramal tanpa berilmu, ya, sia-sia juga. Jadi, ini adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Ini adalah roh sebenarnya dari gerakan Muhammadiyah yang kita kenal sebagai gerakan Al Ma'un," jelas pria yang akrab disapa Cak Nanto itu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika dalam gerakan penanggulangan covid-19 ini, perhatian mereka dari penyediaan informasi yang benar, termasuk memberantas hoaks. Selain itu, kader-kader mereka pun siaga untuk kondisi kedaruratan.

Satuan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) terlatih secara profesional untuk menghadapi berbagai macam bencana, baik alam maupun sosial. Pemuda Muhammadiyah juga membagikan bantuan perlindungan kesehatan (masker dan cairan pembersih tangan) serta menggelar penyemprotan disinfektan berkala di beberapa kawasan terdampak covid-19. Mereka juga membuat aksi khusus, gerakan #UrunanLimaRibu, yang mendorong siapa saja menyumbangkan dana untuk penanggulangan dampak covid-19.

"Jadi, kalau besar-besar kan, kayak kaget. Ini kan seperti mengalihkan kebiasaan kita yang dilakukan di masjid. Biasanya kalau infak itu yang terkecil kita. Maka, kita alihkan untuk dikerjasamakan dengan benihbaik.com dan saya kira penting juga sebagai refleksi di masa sekarang ini bahwa ada pelajaran keiklasan yang bisa diambil di masa seperti ini," lanjut Cak Nanto.

Terkait dengan kolaborasi di program #PatunganUntukBerbagiTHR, Cak Nanto menjelaskan, jika mereka berfokus pada penyaluran ke panti asuhan. "Kami berkomitmen untuk membagikan sembako kepada saudara kita di panti asuhan, kalau pendidikan kan banyak tutup, kalau panti asuhan kan enggak bisa tutup, mau pulang ke mana juga Pak. Maka, penting kami dahulukan yang panti asuhan karena tidak bisa pulang mereka ini," jelasnya.

Sejauh ini, kader muda Muhammadiyah telah membagikan 1.000 paket sembako dari program kolaborasi THR itu. Paket itu pun mereka tambahkan dengan telur dan susu agar memiliki gizi yang lebih komplet. Nanto juga berpesan kepada rekan-rekan relawan Muhammadiyah yang menjadi garda terdepan gerakan kemanusiaan ini agar selalu berupaya menjadi sebaikbaiknya manusia yang bermanfaat bagi sesama. (Bus/M-1)

Baca Juga

AFP/BULENT KILIC

Mengenal Kudapan Lebaran dari Berbagai Penjuru Dunia

👤Fathurrozak 🕔Senin 25 Mei 2020, 11:45 WIB
Boeber adalah minuman susu manis yang dibuat dengan memasak bihun bersama kurma yang biasa diminum masyarakat Afrika...
Instagram/DitaKarang

Dita Karang Tolak Dukungan Materi dari Orang Tua

👤Abdillah Marzuqi 🕔Senin 25 Mei 2020, 09:12 WIB
Saat merintis karier di Seoul, ia memutuskan hidup mandiri tanpa bantuan materi dari...
Unsplash/ Meritt Thomas

Pasca Pandemi, Model Hunian ini Yang Dibutuhkan

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 24 Mei 2020, 15:50 WIB
Sebagai antisipasi ancaman wabah maka hunian membutuhkan sistem ventilasi yang baik dan juga ruang transisi sebelum masuk ke rumah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya