Sabtu 16 Mei 2020, 19:00 WIB

Bank DKI Raih Penghargaan Digital Brand Award

Raja Suhud | Ekonomi
Bank DKI Raih Penghargaan Digital Brand Award

Dok. Bank DKI
Nasabah memanfaatkan ATM Bank DKI

 

KONSISTENSI dalam mengembangkan produk perbankan digital, Bank DKI kembali meraih penghargaan Digital Brand Awards dari Majalah Infobank dan Insentia. 

Sebanyak 3 kategori berhasil diraih diantaranya untuk kategori Bank Umum BUKU III (Aset Rp50 Triliun s/d Rp100 Triliun), Kartu ATM Bank DKI, dan Uang Elektronik. Penghargaan ini diserahkan kepada Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini di Jakarta Jumat(15/05).  

Herry menyampaikan apresiasi kepada segenap pemangku kepentingan khususnya kepada nasabah yang telah menggunakan produk dan layanan perbankan digital. 

Tak lupa, apresiasi pun ia sematkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank DKI sebagai mitra kerja pada berbagai program kerja layanan publik. 

"Dukungan Pemprov DKI Jakarta dan juga nasabah menjadi motivasi kami untuk terus memberikan pelayanan yang optimal kepada nasabah dan warga DKI Jakarta," ujar Herry.

Sejumlah program kerja Pemprov DKI Jakarta, sebut Herry memang telah banyak mendapatkan sentuhan layanan perbankan digital Bank DKI. 

Tak hanya berperan sebagai pengelola kas keuangan daerah melalui Cash Management System, Bank DKI juga mendukung program digitalisasi layanan perbankan pada berbagai program bantuan sosial seperti Kartu Jakarta Pintar Plus, Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, Kartu Pekerja Jakarta dan beragam bantuan sosial lainnya. 

Program bantuan sosial Pemprov menjadi lebih tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat menggunakan produk ATM Bank DKI dan JakCard Bank DKI. 

Seluruh Kartu Bantuan Sosial memiliki fungsi kombo yaitu dapat dipergunakan sebagai ATM dan Debit serta JakCard. Kartu Bantuan Sosial yang diterbitkan Bank DKI tersebut pun terintegrasi dengan sistem Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehingga beragam program subsidi lainnya seperti Subsidi Pangan Murah dan Subsidi Transportasi dapat diimplementasikan dengan tepat sasaran.

JakCard saat ini pun dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran untuk berbagai sarana transportasi di Jakarta seperti Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta dan Railink (kereta api Bandara Soekarno-Hatta). Dalam waktu dekat, JakCard direncanakan akan dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran jalan tol. 

JakCard juga dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di berbagai tempat wisata di DKI Jakarta seperti Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional, Museum Seni Rupa & Keramik dan Ancol. 
Herry pun menyebutkan bahwa Bank DKI saat ini sedang mengintegrasikan agar pemegang Kartu Jakarta Pintar dapat terkoneksi dengan layanan JakOne Mobile. 

Dengan adanya integrasi layanan ini diharapkan  akan semakin memberikan kemudahan kepada para pemegang Kartu Jakarta Pintar. Dengan menggunakan JakOne Mobile, pemegang Kartu Jakarta Pintar dapat melakukan kemudahan transaksi mobile banking, e-wallet, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari-hari, cek rekening, penyimpanan bukti transaksi dan update informasi layanan perbankan Bank DKI. 

"Kami hadir ditengah masyarakat DKI Jakarta, terus menghadirkan kemudahan transaksi non tunai melalui berbagai produk dan layanan perbankan digital seperti ATM Bank DKI, Jakcard dan JakOne Mobile Bank DKI," tutup Herry.

Baca Juga

Antara

Pemerintah belum Putuskan Boleh-Tidaknya Ojol Bawa Penumpang

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:39 WIB
Pada saat kebijakan kenormalan baru diterapkan, para pengemudi ojek online berharap pemerintah kembali mengizinkan mengangkut...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Sektor Ekonomi Dibuka Kembali untuk Hentikan Ancaman Krisis

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:29 WIB
Tudingan pemerintah terlalu berpihak pada pengusaha di saat pandemi, sebenarnya kurang tepat karena sektor usaha dan ekonomi justru...
DOK KEMENKOPUKM

KemenKop Apresiasi OJK Tinjau Indikasi Penyimpangan Koperasi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 14:00 WIB
Sekretaris KemenKopUKM Rully Indrawan mengatakan pada 28 Mei 2020 telah dilakukan klarifikasi, dan ditemukan ada 35 koperasi yang perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya