Sabtu 16 Mei 2020, 13:37 WIB

Daya Tampung RS Terbatas, Pemprov Sumsel Operasikan PDP Center

Dwi Apriani | Nusantara
Daya Tampung RS Terbatas, Pemprov Sumsel Operasikan PDP Center

MI/Dwi Apriani
Ketua Harian Rumah Sehat Covid-19 Sumsel, Akhmad Najib tinjau kamar PDP Center Rumah Sehat Covid-19 Sumsel di Tower 8 Wisma Atlet Jakabaring

 

SEBAGAI salah satu strategi dalam penanganan pandemi virus korona (Covid-19), Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan mengoperasionalkan PDP Center Rumah Sehat Covid-19. Hal ini mengingat kasus positif di Sumsel terus bertambah dan tercatat hingga 15 Mei 2020 sudah ada 458, dengan 73 di antaranya sembuh dan 10 pasien meninggal dunia.

Ketua Harian Rumah Sehat Covid-19 Sumsel, Akhmad Najib, mengatakan Pemprov Sumsel sudah melakukan penanganan covid-19 di Sumsel secara maksimal. Untuk itu, pihaknya sudah mengoperasionalkan ODP Center dan PDP Center di kawasan Wisma Atlet Jakabaring Palembang.

Khusus PDP Center, dipusatkan di Tower 8 dengan kapasitas 60 kamar dan sudah disiapkan juga di Tower 7 dengan kapasitas yang sama. "Kita melihat saat ini jumlah kasus positif covid-19 di Sumsel meningkat. Karenanya selain menyiapkan regulasi, Pemprov Sumsel juga menyiapkan fasilitas kesehatan hingga rumah sehat. Kita siapkan saat ini PDP Center sebagai upaya penanganan covid-19," kata dia di sela Peresmian PDP Center Rumah Sehat Covid-19 di Tower 7 Wisma Atlet Jakabaring Palembang, Sabtu (16/5).

Ia menuturkan, dengan adanya PDP Center ini maka harapan memutus mata rantai covid-19 bisa dimaksimalkan. "Akhir-akhir ini ada yang bertanya kenapa banyak penambahannya. Itu membuktikan pemda tidak diam saja. Sampai saat ini sampel yang diperiksa sudah 2.000-an. Banyak dari masyarakat kita yang sudah menyadari pentingnya mengecek kesehatan. Dan ini juga menjadi upaya kita agar lebih cepat menanggulanginya," terang dia.

Adanya PDP Center ini juga sebagai langkah untuk membantu menyediakan fasilitas kesehatan, mengingat ketersediaan kamar di rumah sakit sudah
semakin sedikit dan mengantisipasi rumah sakit yang mulai kewalahan menampung pasien Covid-19.

"PDP Center ini akan melayani pasien covid-19 dengan gejala ringan (OTG). Sementara kita buka 60 kamar di Tower 8, jika kurang maka akan kita tambah lagi," ucapnya.

Najib mengatakan, di PDP Center ini dibantu oleh sekitar 120 tenaga kesehatan, baik dokter spesialis, dokter umum, perawat dan tenaga kesehatan lain. Dalam menjalankan tugasnya, tenaga kesehatan ini akan menggunakan APD lengkap agar tidak tertular Covid-19.

"Mereka (pasien di PDP Center), saat masuk akan langsung di-screening dan dilakukan pemeriksaan di laboratorium, radiologi, dan dideteksi seperti di rumah sakit," jelasnya.

Hingga saat ini, sudah ada lima pasien yang dirawat di PDP Center. Kelima pasien ini berasal dari Ogan Ilir. Dan rencananya, akan ada lagi pasien yang masuk ke PDP Center.

"Di PDP Center ini, satu orang akan menempati satu kamar. Kita sediakan fasilitas makan, peralatan mandi, kipas angin dan internet agar mereka tidak bosan selama berada di kamar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan, rumah sehat di Jakabaring Palembang ini terdiri dari ODP Center dan PDP Center. "Bukan hanya sebagai pusat karantina bagi mereka yang positif covid-19, di PDP Center ini juga sebagai pusat screnning. Ini sebagai strategi percepatan penanganan covid-19," kata dia.

Diakui Lesty, Pemprov Sumsel mengeluarkan kebijakan untuk menyelenggarakan tempat karantina sesuai aturan karantina yang ada. "Kita sudah siapkan juga tenaga medis disini, dibantu juga dengan relawan dari berbagai daerah untuk membantu menangani covid-19," kata dia.

Dijelaskan Lesty, keberadaan PDP Center ini mengingat semakin bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 sementara kemampuan tampungan rumah sakit di Sumsel tidak cukup. "Kemampuan rumah sakit kita tidak cukup menampung jika pasien terus bertambah. Dari data yang ada di Dinkes Sumsel, daya tampung rumah sakit di Sumsel ada 300 kamar tidur. Dan 80% sudah terisi baik di first line maupun second line," jelasnya.

Untuk itu, keberadaan PDP Center akan sangat bermanfaat guna menangani pasien Covid-19 yang jumlahnya semakin bertambah.

"Di sini kita sediakan pelayanan seperti halnya di rumah sakit. Juga ada ventilator di sini. Tujuan kita agar mereka, pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan bisa sembuh dan yang memiliki gejala berat bisa menjadi ringan. Khusus di PDP Center kita merawat mereka yang gejala ringan," ungkapnya.

Untuk mendukung pemerintah dalam upaya penanganan covid-19, Lesty meminta agar masyarakat juga ikut berperan. Di antaranya dengan disiplin menjaga jarak, tidak keluar rumah jika tidak mendesak, serta menggunakan masker jika di luar rumah.

"Yang paling penting menerapkan pola hidup sehat dan menjaga imunitas tubuh," pungkasnya. (DW/OL-10)

Baca Juga

ANTARA/RAISAN AL FARISI

Status PSBB di Jatinangor Diperpanjang, Mal tidak Buka

👤Tjondro Resmiati  🕔Jumat 29 Mei 2020, 10:14 WIB
Petugas Dishub bersama jajaran personel TNI Polri dan Dinas kesehatan aktif menyisir kendaraan yang melintasi posko PSBB di beberapa titik...
ANTARA/FIKRI YUSUF

Bali Siap Sambut Pariwisata MICE dengan Protokol Covid-19

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 29 Mei 2020, 09:57 WIB
Untuk tetap menjadi tempat favorit penyelenggaraan MICE, Bali harus mampu berinovasi dan menyajikan sesuatu yang...
dok pemprov jatim

2 Mobil Mesin PCR Layani Swab Test Lamongan dan Tulungagung

👤RO/Micom 🕔Jumat 29 Mei 2020, 09:56 WIB
Kapasitas maksimal bisa mencapai 1.600...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya