Sabtu 16 Mei 2020, 13:30 WIB

28 Tim Medis Penanganan Covid-19 di Palembang Tertular Korona

Dwi Apriani | Nusantara
28 Tim Medis Penanganan Covid-19 di Palembang Tertular Korona

MI/Moat Angga
Ilustasi hasil rapid test covid-19

 

TENAGA medis menjadi garda terdepan dalam menangani pandemi virus korona baru (covid-19). Mereka berisiko tinggi tertular, seperti di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang ada 28 tenaga medis dinyatakan positif covid-19.

Dijelaskan Direktur Utama RS Muhammadiyah Palembang Pangestu Widodo, puluhan tenaga medis ini tertular setelah melakukan perawatan terhadap seorang pasien positif yang dirawat pada 17 April 2020 lalu.

"Benar, ada 28 tenaga medis di RS Muhammadiyah Palembang ini yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terpapar usai menangani salah satu pasien yang ternyata Covid-19," ujar Pangestu, Sabtu (16/5).

Penemuan ini, jelas dia, diketahui setelah manajemen memutuskan untuk melakukan rapid test kepada 29 tenaga medis yang diduga menjalin kontak langsung dengan pasien yang bersangkutan pada 20 April 2020.

"Hasil rapid test menunjukkan hasil negatif, namun kemudian dilanjutkan pada pemeriksaan swab test atau PCR pada 5 Mei," katanya.

Ia mengatakan, sampel yang dikirimkan ke laboratorium Balai Besar Laborium Kesehatan (BBLK) Palembang keluar pada 12 Mei, dimana hasilnya dari 29 sampel yang dikirim 28 di antaranya dinyatakan positif covid-19.

"28 orang itu terdiri dari 23 tenaga kesehatan dan lima dokter yang melakukan praktik di RS Muhammadiyah Palembang," katanya.

Akan tetapi, kata dia, sebelum hasil swab test itu keluar sejumlah tenaga medis itu telah melakukan isolasi secara mandiri di rumah, karena mereka statusnya masuk dalam orang tanpa gejala (OTG).

Selain itu, manajemen telah mengambil tindakan dengan meningkatkan SOP pencegahan covid-19 dan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan RS Muhammadiyah secara berkala. Kemudian juga membagikan APD kepada seluruh tenaga medis.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan agar tidak perlu khawatir untuk berobat ke rumah sakit Muhammadiyah Palembang," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: Perempuan Diduga Dibakar Rekannya di Sukabumi Akhirnya Meninggal

Baca Juga: ​​​​​​​Anies: Publik Jangan Terbuai Wacana Pelonggaran PSBB

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Baru Melahirkan, PDP di Lamandau Kalteng Meninggal Dunia

👤Antara 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:54 WIB
Almarhumah tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah endemi covid-19, namun berdasarkan hasil rontgen memiliki gejala klinis seperti...
ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.

Tebar Lumbung Hadapi Pandemi

👤MI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:05 WIB
KABUPATEN Pesisir Selatan, Sumatra Barat, optimistis mampu menjaga ketahanan pangan di era wabah...
agus_utantoro

DIY Hindari Pandemi Periode II

👤ARDI TERISTI 🕔Rabu 03 Juni 2020, 04:55 WIB
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak ingin menerapkan tatanan kenormalan baru dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya