Jumat 15 Mei 2020, 14:45 WIB

Peranan Pemeriksaan Laboratorium dalam Skrining Covid 19

Eni Kartinah | Humaniora
Peranan Pemeriksaan Laboratorium dalam Skrining Covid 19

Dok.Siloam
Pemeriksaan laboratorium pada skrining covid-19 membutuhkan beberapa hal.

 

PEMERIKSAAN laboratorium pada skrining covid-19 membutuhkan beberapa hal. Salah satunya adalah pemeriksaan hematologi untuk mengetahui limfosit absolut dan Neutrophil Lymphocyte Ratio.

Ada pula tes CRP atau C-reactive protein, yakni pemeriksaan untuk mengetahui kadar protein C-reaktif dalam darah. Protein itu merupakan penanda adanya peradangan dalam tubuh. Kemudian pemeriksaan molekuler yang terdiri dari TCM dan Real Time PCR.

Baca juga:Dokter Spesialis Paru Senior Ikut Perangi Covid-19

Penjelasan itu dipaparkan Dr Maenaka Smaratungga, SpPK, Dokter Spesialis Patologi Klinik RS Siloam Sentosa dalam Webinar bertema 'Peranan Pemeriksaan Laboratorium Dalam Skrining Covid 19' yang digelar Siloam Hospitals Sentosa, Jumat (15/5).

Dalam diskusi online tersebut, sejumlah topik hangat terkait penanganan dalam pandemi turut dibahas, khususnya peran laboratorium pada penanganan dan penelitian, yang pasti untuk menemukan kondisi pasien positif covid-19, yaitu dengan pemeriksaan laboratorium. Oleh karena itu, peran pemeriksaan laboratorium sangatlah penting.

“Terakhir, Rapid Test Antigen atau antibodi. Ini dilakukan untuk study epidemologi, prevalensi survailens penyakit, membantu diagnosisi pada fase sakit minggu kedua, dan mendeteksi infeksi pada psien dengan tanpa gejala,” papar Maenaka

Menurut Maenaka pemeriksaan Rapid Test membutuhkan dokter spesalis patologi. Sebab, setelah melakukan uji rapid tes diperlukan pula  pemeriksaan lainnya ataupun pengulangan.

"Kondisi ini perlu guna memastikan apakah status positif maupun dari hasil negatif Covid-19 pada pasien saat hasil pemeriksaan di laboratorium, " imbuhnya.

Rapid test korona di Indonesia menggunakan sampel darah untuk mendeteksi kadar antibodi imunoglobulin terhadap virus dalam tubuh. Antibodi merupakan protein yang dibentuk oleh sistem kekebalan tubuh manusia untuk melawan bakteri, virus, dan benda asing lainnya. Pada rapid test corona, dua jenis imunoglobulin, yaitu Immunoglobulin G (IgG) dan Imunoglobulin M (IgM). (A-1)

Baca Juga

Ilustrasi

Gugus Tugas akan Beri Dukungan Penuh kepada Tiga Provinsi

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 04 Juni 2020, 16:00 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan memberikan dukungan penuh kepada tiga provinsi yang memiliki lonjakan kasus covid-19...
Antara

Doni Monardo Tegaskan Protokol Kesehatan Harga Mati

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 04 Juni 2020, 15:45 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Doni Monardo kembali menegaskan protokol kesehatan di masa kenormalan baru (new normal)...
Antara

Taujihat MUI Pastikan Larang Salat Jumat Dua Sif

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 15:43 WIB
"Orang Islam yang tidak dapat melaksanakan salat Jumat disebabkan suatu 'uzur syar'i hanya diwajibkan melaksanakan salat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya