Jumat 15 Mei 2020, 20:54 WIB

KPK Nyatakan Banding Putusan Penyuap Emirsyah Satar

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Nyatakan Banding Putusan Penyuap Emirsyah Satar

Antara
Eks Dirut PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo (kiri).

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan banding dari putusan vonis eks Direktur Utama (Dirut) PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo. Hukuman Soetikno dinilai tak setimpal dengan perbuatannya.

"Alasan upaya hukum tersebut karena KPK memandang putusan majelis hakim belum memenuhi rasa keadilan masyarakat," kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat (15/5).

Baca juga: KPK Mengaku Menerima Putusan Hakim soal Emirsyah Satar

Ali mengatakan jaksa penuntut umum KPK akan segera menyusun memori banding. Setelah rampung, JPU KPK akan menyerahkannya ke Pengadilan Tinggi Jakarta.

"Dengan demikian, perkara atas nama Soetikno tersebut saat ini belum memperoleh kekuatan hukum tetap," ujar Ali.

Soetikno Soedarjo divonis hukuman enam tahun penjara. Dia terbukti menyuap eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam kasus pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia.

Baca juga: Eks Dirut Garuda Ajukan Banding: Tidak Ada Bukti Garuda Merugi

Soetikno tak diminta uang pengganti. Adapun jaksa menuntut Soetikno pidana penjara 10 tahun dan denda Rp10 miliar subsider delapan bulan penjara, serta uang pengganti sebesar Sin$14,6 juta dan Euro 11,55 juta.

Soetikno terbukti telah menyuap eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar Rp5,859 miliar, US$884.200, Euro 1,02 juta, dan Sin$1,18 juta. Suap itu terkait pengadaan sejumlah barang oleh Garuda Indonesia.

Pengadaan tersebut berupa total care program (TCP) mesin Rolls-Royce Trent 700, pesawat Airbus A330-300/200, pesawat Airbus A320 untuk PT Citilink Indonesia, pesawat Bombardier CRJ1000, dan pesawat ATR 72-600. Perbuatan rasuah itu dilakukan dalam rentang waktu 2009-2014.

Soetikno juga dinilai terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang US$1,45 juta dengan menitip dana dalam rekening Woodiake International di UBS atas nama Soetikno di Standard Chartered Bank. (X-15)

Baca Juga

Antara

Firli Bahuri : Kasus Nurhadi Fokus pada Pokok Perkara

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 04 Juni 2020, 14:43 WIB
KPK menyatakan komisi antirasuah akan memprioritaskan penanganan pokok perkara pada kasus yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung...
MI/Susanto

Ketua KPU Akui Harun Masiku Tunjukkan Foto Bareng Tokoh Besar

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 04 Juni 2020, 14:41 WIB
Saat pertemuan tersebut, Harun membawa beberapa dokumen terkait surat putusan MA, surar dari PDI perjuangan dan foto-foto bersama tokoh...
Antara/Basri Marzuki

Cegah Kerumunan, KPU Akan Kurangi Jumlah Pemilih per TPS

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 04 Juni 2020, 14:09 WIB
Berdasarkan hasil rapat dengan DPR RI, KPU berencana mengurangi kapasitas pemilih di tiap TPS, dari 800 orang menjadi 500...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya