Jumat 15 Mei 2020, 13:50 WIB

Usaha Jasa Keuangan di Sikka Terbelit Wabah Korona

Gabriel Langga | Ekonomi
Usaha Jasa Keuangan di Sikka Terbelit Wabah Korona

Ant/GALIH PRADIPTA
Warga melintas di samping layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat

 

SETELAH sektor jasa pariwisata merumahkan ratusan karyawannya karena wabah korona atau Covid-19, kini giliran sektor keuangan yang terdampak. Khususnya beberapa koperasi kredit (Kopdit) yang ada di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

"Sektor jasa keuangan terutama koperasi kini terimbas wabah Covid-19. Koperasi mulai goyang akibat Covid-19. Kita sementara melakukan pendataan. Beberapa koperasi di Sikka sudah mengambil langkah untuk merumahkan karyawannya," ungkap Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sikka, Hasan H. Kadir, kepada Media Indonesia, Jumat (15/05).

Rencanya, jelas dia, karyawan koperasi dirumahkan dengan sistem pengurangan jam kerja atau rolling. "Waktu kerja akan dibagi. Satu minggu berapa karyawan yang masuk kerja. Tentunya berdampak pada penghasilan karyawan tersebut karena kerja tidak full time," ujar Hasan.

Dikatakan, jumlah koperasi yang akan merumahkan karyawannya sementara dalam proses pendataan oleh pihaknya. Ia belum bisa memastikan berapa jumlah karyawan koperasi yang dirumahkan.

Selain itu, jelasnya, jumlah karyawan yang dirumahkan oleh pihak perusahan sebanyak 148 orang berdasarkan data saat ini. Sementara akhir April yang belum di input ke Disnaker Provinsi NTT ada 150 karyawan yang dirumahkan. Jumlah ini akan terus bertambah.

"Paling banyak saat ini di sektor pariwisata, karyawannya dirumahkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Mereka akan dipekerjakan kembali setelah berakhirnya pandemi covid-19," tutur Hasan.

Hasan juga menambahkan, total perusahaan di Kabupaten Sikka saat ini sebanyak 542 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 6.316 pekerja.

"Jumlah pekerja di Kabupaten Sikka yang dirumahkan kemungkinan besar akan bertambah karena melihat kondisi yang ada. Mereka yang saat dirumahkan oleh perusahaannya kita diarahkan untuk mendaftar kartu prakerja" tutupnya. (OL-13)

 

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

KSPI: New Normal? PSBB Saja Banyak Tidak Patuh

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:11 WIB
Pemerintah diminta mengganti istilah new normal menjadi physical distancing yang terukur. Sebab, dinilai lebih mudah dipahami masyarakat...
DOK BUKOPIN

Mengenal Lebih Dekat KB Kookmin Bank

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:09 WIB
Bank yang berbasis di Korea tersebut tercatat sebagai bank dengan pencapaian net income terbesar di Korea sepanjang tahun...
DOK KEMENTAN

Bupati Landak Dukung Demplot Padi 5 Varietas Unggul

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:46 WIB
Kehadiran kegiatan demplot varietas unggul bersertifikat pun berdampak nyata pada petani yakni bisa melihat secara langsung jenis padi yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya