Jumat 15 Mei 2020, 13:39 WIB

BPJT: Masih Terjadi Penumpukan Penumpang KRL

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
BPJT: Masih Terjadi Penumpukan Penumpang KRL

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Petugas Dishub memeriksa surat tugas kerja calon penumpang KRL

 

KEPALA Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B. Pramesti menilai, belakangan ini beberapa kali terjadi masyarakat memaksakan diri untuk menaiki KRL meski kapasitas sudah melebihi batas ketentuan sesuai PSBB.

Menurutnya, kondisi tersebut cenderung terjadi pada Senin pagi dan Jumat sore dimana jumlah penumpang terlihat menumpuk hanya pada jam-jam tertentu khususnya menjelang buka puasa.

Padahal, selama PSBB pelayanan KRL memang dibatasi baik menyangkut jadwal maupun jumlah penumpang dengan hanya melayani maksimal 35 % dari kapasitas.

Polana menegaskan, masyarakat untuk tetap dapat tinggal dirumah atau bekerja dari rumah atau Work From Home.

“Namun demikian memang ada sebagian aktifitas yang dikecualikan dalam PSBB sehingga KRL tetap beroperasi dengan pembatasan yang dimaksudkan untuk dapat melayani masyarakat yang masih beraktifitas pada kegiatan yang dikecualikan tersebut, tentunya dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan,”ungkap Polana dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (15/4).

Masyarakat diminta untuk dapat mengatur diri dengan menyesuaikan jadwal dan ketentuan yang berlaku terhadap pengoperasian KRL jika tetap memanfaatkan KRL dengan pembatasan yang diberlakukan.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak atau beraktivitas terkait dengan kegiatan yang diperbolehkan sesuai PSBB, Polana menghimbau agar dapat memenuhi ketentuan dengan tetap tinggal di rumah atau work from home.

“Implementasi kebijakan PSBB dengan membatasi mobilitas masyarakat di luar rumah yang dikhawatirkan berpotensi mempercepat penyebaran Corona Virus Disease-2019 (covid-19),” jelas Polana. (OL-4)

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

Pelanggaran PSBB Meningkat, Jumlah Denda Capai Rp700 Juta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 06:23 WIB
Angka ini mengalami peningkatan 14,2% karena pada 29 Mei tercatat jumlah denda yang terkumpul mencapai Rp600...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Tirai Plastik Tameng Penyebaran Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:45 WIB
SUASANA berbeda terlihat di sejumlah kios pasar di wilayah Kota...
 MI/PIUS ERLANGGA

Sejak April, 1.290 Perusahaan Disidak, 210 Ditutup

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 03 Juni 2020, 05:42 WIB
Tercatat sebanyak 210 perusahaan telah ditutup dari hasil sidak tersebut. Para perusahaan itu merupakan perusahaan yang bergerak di bidang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya