Kamis 14 Mei 2020, 22:15 WIB

Rapid Test Massal akan Digelar di Kota Medan

Yoseph Pencawan | Nusantara
Rapid Test Massal akan Digelar di Kota Medan

MI/Ramdani
Ilustrasi hasil rapid test

 

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara akan melaksanakan rapid test massal di Kota Medan, sebagai wilayah dengan tingkat penularan tertinggi di provinsinya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara Aris Yudhariansyah mengatakan, saat ini tim epidemilogi GTPP Sumut sedang melakukan persiapan rapid test massal.

Baca Juga: Dua Polisi Aktif yang jadi Bandar Sabu Divonis Hukuman Mati

"Kami akan melaksanakan pemeriksaan khusus di daerah-daerah yang diduga sebagai episenter penyebaran Covid-19 di Sumut, khususnya Medan," ujarnya, Kamis (14/5).

Rapid test massal di daerah-daerah episenter tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat dan ia meminta kerja sama semua masyarakat Sumut dengan bersikap tenang.

Sikap tenang masyarakat sangat dibutuhkan agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan dan penanganan Covid-19.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengajukan tiga daerah di provinsinya, yakni Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang untuk membangun gerakan bersama dalam penanganan Covid-19.

Gerakan bersama tersebut meliputi operasi pembagian masker, penyediaan tempat-tempat cuci tangan dan penerapan ketat physical distancing.

Ketiga daerah menjadi fokus utama penanganan penularan Covid-19 di Sumut saat ini karena ketiganya seperti tidak memiliki batas.

Perpindahan masyarakat di ketiga daerah tersebut sangat masif karena jarak di antara ketiganya sangat berdekatan. Selain itu, ketiga daerah tersebut juga memiliki tingkat penularan Covid-19 paling tinggi dari kabupaten/kota lain di provinsi ini.

Aris mengungkapkan sampai dengan hari ini jumlah pasien ODP di provinsinya berjumlah 587 orang dan PDP sebanyak 184 orang. Sementara jumlah pasien positif Covid-19 di Sumut sudah sebanyak 202 orang, mereka yang sembuh 53 orang dan dan meninggal dunia 24 orang. (OL-13)

Baca Juga: Keluar Rumah saat Jam Malam harus Ada Suket RT

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan

Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah di Pangandaran

👤Kristiadi 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:36 WIB
BPBD Kabupaten Pangandaran melaporkan ratusan rumah di Deda Majingklak Kecamatan Kalipucang terendam banjir rob dengan ketinggian 30-40...
MI/Dwi Apriani

Harga Daging Ayam di Aceh Naik Drastis

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 28 Mei 2020, 08:26 WIB
Selain harga daging sapi dan daging kerbau, harga daging ayam di Aceh naik drastis sejak H-2 lebaran hingga sekarang. Harga daging ayam...
MI/Hijrah Ibrahim

Warga Malut Keluar Kota Wajib Rapid Test dan Bawa Surat Sehat

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 28 Mei 2020, 07:42 WIB
Warga Maluku Utara wajib melaksanakan rapid test dan membawa surat bukti sehat apabila akan keluar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya