Kamis 14 Mei 2020, 20:23 WIB

Longgarkan Lockdown, Malaysia Izinkan Salat Jumat Terbatas Besok

Deri Dahuri | Internasional
Longgarkan Lockdown, Malaysia Izinkan Salat Jumat Terbatas Besok

AFP
Pemerintah Malaysia mulai mengizinkan salat Jumat di masjid mulai besok atau Jumat (15/5).

 

MALAYSIA akan melonggarkan larangan salat massal di masjid-masjid, mulai Jumat (15/5) dan menjelang hari raya Idul Fitri yang jatuh pada 24 Mei 2020. Pemerintah Malaysia secara bertahap mulai melakukan pelonggaran pembatasan atau lockdown untuk mencegah penyebaran pandemi virus korona atau Covid-19.

Izin untuk beribadah di masjid-masjid dilakukan setelah pemerintah juga mulai mengizinkan akivitas bisnis di Malaysia pekan lalu.

Negeri jiran termasuk negara yang sukses menerapkan lockdown secara ketat tercatat memiliki 6.819 kasus positif Covid-19. Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 tercatat 112 orang.

Namun di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, salat Jumat yang dilaksanakan di masjid-masjid masih dibatasi maksimal hanya untuk 30 orang atau jemaah. Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Urusan Agama Malaysia Zulkifli Mohamad Al-Bakri.    

"Meskipun ibadah dalam Islam tidak terbatas hanya di masjid dan surau, ibadah tetap memiliki efek kekhusuan dalam ibadah spiritual umat Islam," kata Zulkifli kepada wartawan, Kamis (14/5), yang mengacu bahwa beribadah dengan jumlah jamaah yang sedikit.

Namun di 12 negara bagian Malaysia lainnya memiliki kebijakan tersendiri dalam peraturan beribadah. Menteri Urusan Agama Malaysia Zulkifli mengatakan pemerintah negara bagian memiliki kebijakan sendiri dalam mengatur tata cara ibadah selama pandemi Covid-19 namun kebijakan negara bagian boleh sama dengan kebijakan dengan Kuala Lumpur.   

Sejak pembelakukan lockdown mulai pertengahan Maret 2020, pemerintah Malaysia dan negara bagian Malaysia melarang masyarakat beribadah di masjid-masjid dan surau.

Kendati jumlah kasus Covid-19 terus menurun di Malaysia, pemerintah setempat masih belum mengizinkan sekolah-sekolah dan kampus-kampus perguruan tinggi dibuka dan tetap ditutup hingga 9 Juni 2020 mendatang. Sebelumnya, otoritas kesehatan Malaysia menemukan enam kluster yang melibatkan sekolah dengan 635 siswa dan guru dinyatakan positif Covid-19. (Alarabiya/AFP/OL-09)

  

Baca Juga

DIPTENDU DUTTA / AFP

India Akan Buka Kembali Kuil Tanpa Percikan Air Suci

👤Antara 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 06:21 WIB
Di tempat ibadah, orang-orang akan diminta mencuci tangan dan kaki mereka sebelum masuk, dan tidak akan ada persembahan makanan atau...
fijivillage.com

Fiji Umumkan Negaranya Bebas Covid-19

👤MI 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 02:35 WIB
FIJI mengumumkan bahwa negara kepulauan itu kini bebas virus korona baru (covid-19) setelah pasien terakhir di negara tersebut...
AFP

Selebritas dan Politisi Hadiri Upacara Peringatan Kematian Floyd

👤MI 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 02:05 WIB
RATUSAN orang, Kamis (4/6), mengikuti upacara peringatan atas kematian warga kulit hitam George Floyd di tangan petugas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya