Kamis 14 Mei 2020, 15:42 WIB

Indonesia Desak Dewan HAM PBB Usut Dugaan Eksploitasi ABK

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Indonesia Desak Dewan HAM PBB Usut Dugaan Eksploitasi ABK

Tangkapan layar MBC News.
Jenazah ABK WNI dilarung dari kapal Tiongkok.

 

PEMERINTAH Indonesia secara resmi melaporkan kasus dugaan eksploitasi anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di Kapal Tiongkok Long Xing 629 ke Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB). Pemerintah meminta Dewan HAM memberi perhatian pada kasus dugaan pelanggaran HAM dalam industri perikanan.

"Pemerintah serius mengusut dugaan eksploitasi ABK asal Indonesia, oleh karena itu kita telah melaporkan kasus ini kepada Dewan HAM PBB," ungkap Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono di Jakarta, Kamis (14/5).

Baca juga: Korsel Selidiki Perbudakan WNI di Kapal Nelayan Tiongkok

Sebelumnya pada pertemuan pada 8 Mei lalu di Jenewa, Dewan HAM PBB membahas upaya global dalam memberikan jaminan perlindungan HAM pada konteks pandemi covid-19. Dalam kesempatan itu, Perwakilan Tetap Indonesia di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib, secara khusus meminta Dewan HAM PBB memberi perhatian kepada pekerja industri perikanan.

Pemerintah Indonesia dalam pertemuan tersebut mengingatkan pentingnya peran Dewan HAM untuk memberikan perlindungan kepada kelompok rentan yang sering luput dari perhatian, dalam hal ini ABK yang bekerja di industri perikanan.

Perlindungan kepada pekerja industri perikanan penting lantaran posisinya sebagai salah satu industri kunci rantai pangan dan pasokan global, terutama di tengah situasi pandemi covid-19 saat ini.

Masih terkait kasus ABK Kapal Tiongkok Long Xing 629, di dalam negeri aparat kepolisian kini tengah memburu pihak penyalur ABK dengan dugaan tindak pidana perdagangan orang.

Baca juga: Indonesia Angkat Isu Perbudakan ABK WNI ke Dewan HAM PBB

"Saat ini Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI sudah mulai membuka kasus ini dengan dugaan tindak pidana perdagangan orang, dan akan menelusuri pihak penyalur tenaga kerja tersebut," ucap Dini Purwono. (Dhk/A-3)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Satgas Lawan Covid-19 DPR Tinjau Posko Masak Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 20:55 WIB
Satgas Lawan Covid-19 DPR RI beserta rombongan juga berkesempatan makan siang di Posko Masak, menunya pun sama dengan yang akan...
DOK DPR RI

Meutya: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Tangan Sipil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 19:25 WIB
Menurut Meutya Hafid, posisi TNI dalam hal penerapan tatanan normal baru hanyalah membantu pemerintah, khususnya pemerintah daerah dan...
Antara/Fransisco Carrolio Hutama Gani

Istana Tegaskan Terapkan New Normal Secara Hati-Hati

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 17:05 WIB
.Sebelum memasuki kenormalan baru, tahapan transisi dengan pembukaan sebagian aktivitas publik dan ekonomi diterapkan secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya