Kamis 14 Mei 2020, 15:36 WIB

Program Jus Lemon Vitamin C Digulirkan untuk Jaga Kesehatan Warga

Mediaindonesia.com | Humaniora
Program Jus Lemon Vitamin C Digulirkan untuk Jaga Kesehatan Warga

MI/Andry Widyanto
Ilustrasi.

 

WARGA Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, menggulirkan Program Vitamin C yang didesain sebagai bagian donasi sembako dalam menghadapi covid-19. Ketua RT 8/RW 4 Balekambang, Kramatjati, Zainal Abidin, mengatakan produk yang dihasilkan warganya berupa jus lemon vitamin c.

“Kami terus berpikir dan menyikapi beragam hal sepanjang pandemi covid-19. Kami mencari produk yang bisa dibuat rumahan dan bagus bagi tubuh dan secara ekonomi. Akhirnya dipilihlah jus lemon vitamin c," kata Zainal Abidin dalam keterangan di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Baca juga:Bertahan Saat Pandemi, Jokowi Ajak Masyarakat Beli Produk Lokal

Proses pra produksi saat ini masih terus dikerjakan dan menggandeng 10 Rumah Aman. Mereka terus mencari komposisi ideal bagi jus lemon vitamin c versi warga. Secara umum, bahan membuat minuman ini terdiri dari jeruk lemon, gula, dan air.

"Testernya sudah dinikmati warga. Tapi, kami masih mencari cita rasa terbaik dan khas. Dengan begitu, produk kami berbeda dengan lainnya. Ada ciri khususnya dan tentunya bagus bagi pasar komersial. Produksinya rencananya akan dijual,” jelas Zainal.

Menurut dia, hasil penjualan jus lemon vitamin c akan digunakan lagi sebagai modal. "Meski demikian, produk tersebut tetap digulirkan dalam program donasi sembako warga. Kami tentu berharap warga di sini mendapatkan asupan vitamin c yang cukup," tuturnya.

Memiliki kandungan vitamin tinggi, jus lemon vitamin c tentu bagus bagi tubuh. Vitamin C atau asam askorbat sangat penting mendukung perbaikan sel tulang, gigi, serta kulit. Vitamin c juga berperan sebagai antibodi dari berbagai infeksi.

Program Jus Lemon Vitamin C bagi warga tentu sangat menginspirasi. Jus lemon vitamin c menjadi produk kesekian yang dikembangkan warga RT8/RW4 Balekambang sepanjang pandemi covid-19. Sebelumnya ada produk Madumongso dan bumbu pecel.

Baca juga:Iuran Naik, BPJS Kesehatan Klaim Bisa Lepas dari Defisit

Kepala Staf Presiden Moeldoko menerangkan, home industry tetap memiliki masa depan cerah pascapandemi covid-19. Ia juga berharap daerah-daerah lain ikut berpikir kreatif menghasilkan beragam produk selama wabah masih melanda.

“Home industry menjadi solusi ideal menghadapi dampak negatif pandemi Covid-19. Pasarnya juga tetap ada, apalagi pascapandemi Covid-19. Mengawali industri rumahan dari kondisi seperti ini bagus. Pasar sedang tidak menentu,” tutup Moeldoko. (RO/A-3)

Baca Juga

ANTARA

Agnez Mo Lagu Pengingat Cinta

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 04 Juni 2020, 02:55 WIB
AKTRIS dan musikus Agnez Mo, 33, membagikan rahasia mengenai lagu yang baru saja dirilisnya berjudul...
ANTARA

Polio Bayangi 80 Juta Anak

👤MI 🕔Kamis 04 Juni 2020, 02:30 WIB
SEBANYAK 80 juta bayi berusia di bawah satu tahun di seluruh dunia termasuk Indonesia, dibayangi penyakit menular difteri,...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Orang Tua Tolak Sekolah saat Pandemi

👤Atiqah Ismah Winahyu 🕔Kamis 04 Juni 2020, 02:05 WIB
KEMBALI sekolah di era kenormalan baru ( new normal) bukanlah hal mudah karena mensyaratkan banyak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya