Rabu 13 Mei 2020, 19:25 WIB

Stabilkan Harga Gula, Disperindag Babel Gelar Pasar Murah

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Stabilkan Harga Gula, Disperindag Babel Gelar Pasar Murah

Antara/Fauzan
Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran BPNT di Gudang Perum Bulog Tangerang

 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung (Babel) menggelar pasar murah. Tujuannya untuk menstabilkan harga beberapa komoditas yang naik di pasaran menjelang Idul Fitri.

Kepala Disperindag Provinsi Babel, Sunardi mengatakan berbagai macam produk yang dijual di pasar murah, antara lain gula pasir, bawang putih, bawang merah, minyak goreng, beras, dan ikan segar. Semuanya dijual dengan harga terjangkau.

"Kita bersama tim Satgas Pangan Babel menghadirkan produk tertentu dengan acuan harga di pedagang seperti gula pasir yang hanya dijual Rp12.500/kilogram (kg). Sementara di pasaran dijual Rp16-17 ribu/kg," ujar Sunardi, Rabu (13/5).

Bersama Satgas Pangan, imbuh Sunardi, pihaknya melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga gula, bawang dan minyak goreng termasuk gas elpiji 3 kg.

Baca juga: 155 Tenaga Kerja Asing Tiongkok Dipulangkan Melalui Ternate

"Penjualan gas elpiji 3 kg dijual langsung ke keluarga penerima manfaat sesuai dengan by name by adress, termasuk pelaku UMKM berdasarkan amanat peraturan Menteri ESDM," papar Sunardi.

Yang dihadirkan dalam pasar murah ini, kata Sunardi, bukan barang subsidi, tapi barang yang dijual berdasarkan harga distributor.

Sunardi mengharapkan dengan adanya pasar murah ini warga bisa mendapatkan harga barang yang lebih murah ketimbang di pasaran.

"Kita mengharapkan juga pedagang tidak menjual barang di atas harga yang telah ditentukan. Apalagi sampai menimbun dengan memanfaatkan suasana mendekati lebaran dan covid-19. Jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan," ujarnya.

Selain itu, dia menegaskan pasar murah yang dilaksanakan tetap mematuhi Protokol Kesehatan terkait covid-19. "Pembeli yang masuk ke dalam stand diwajibkan untuk mencuci tangan serta menggunakan masker, termasuk para pedagang juga menggunakan masker dan sarung tangan saat
melayani pembeli," pungkasnya. (OL-14)

 

Baca Juga

MI/Depi Gunawan

New Normal: Pariwisata di Jawa Barat Belum Siap Dibuka untuk Umum

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:00 WIB
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat belum membuka operasional tempat wisata, meski ada 15 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new...
MI/Hijrah Ibrahim

Mahalnya Biaya Rapid Test Diprotes Sopir Lintas Halmahera

👤Hijrah Ibrahim 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:50 WIB
ASOSIASI Sopir Lintas Halmahera (ASLIH) Maluku Utara, memprotes biaya rapid tes sebesar Rp600 ribu-Rp800 ribu untuk sopir dan kernet....
dok.medcom

KPU Bandung Belum Pastikan Tambahan Biaya Pilkada 2020

👤Tjondro Resmiati 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:15 WIB
PELAKSANAAN pilkada serentak pada 2020 dipastikan menambah anggaran karena menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19. Namun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya