Rabu 13 Mei 2020, 14:30 WIB

​​​​​​​Meski Dilarang, Jasa Marga: Puncak Arus Mudik 21 Mei

Hilda Julaika | Ekonomi
​​​​​​​Meski Dilarang, Jasa Marga: Puncak Arus Mudik 21 Mei

ANTARA
Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 21 Mei mendatang.

 

SEPERTI diketahui, aktivitas mudik lebaran pada tahun ini resmi dilarang oleh pemerintah. Meski begitu Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 21 Mei mendatang.

Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti mengatakan, Jasa Marga juga memprediksi adanya distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta ke arah barat, selatan, dan timur.

“Jasa Marga memprediksi puncak lalu lintas yang meninggalkan Jakarta jelang Lebaran Tahun 2020 akan terjadi pada 21 Mei 2020 (H-3 Lebaran),” ujar Fitri melalui keterangan resminya pada Media Indonesia, Rabu (13/5).

Pihaknya pun memproyeksikan arus mudik ini akan keluar dari Jakarta menuju arah barat, selatan, dan timur. Rinciannya, arah barat melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa diprediksi sebesar 22%, ke arah selatan melalui GT Ciawi 2 sebesar 18%, dan ke arah timur melalui GT Cikampek Utama 1 dan GT Kalihurip Utama 1 sebesar 60% (yang terbagi menjadi 57% ke arah Trans Jawa, 43% menuju jalur selatan).

Selain itu, pihaknya menilai akan ada penurunan volume lalu lintas jelang Lebaran 2020 sebesar 62,5%. Angka ini dibandingkan dengan kondisi volume lalu lintas harian selama pandemi Covid-19 dan penerapan PSBB DKI Jakarta sejak 13 April 2020.

Baca juga: Polisi Beri Sticker Khusus Bus Angkut Penumpang Bukan Pemudik

Fitri juga menjelaskan, prediksi penurunan volume lalu lintas tersebut juga dihitung berdasarkan asumsi tidak ada yang melakukan kegiatan mudik Lebaran Tahun 2020. Karena adanya larangan mudik oleh pemerintah dalam bentuk pengendalian di sejumlah moda transportasi.

Meski begitu, Jasa Marga memastikan akan tetap siaga menyiapkan pelayanan sesuai protokol pencegahan Covid-19 berdasarkan SE Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 07/SE/M/2020 di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) serta transaksi di gerbang tol.

Jasa Marga juga diketahui telah membentuk satuan tugas pencegahan & penanggulangan Covid-19 yang bertugas melakukan sosialisasi, edukasi, penyampaian metode pencegahan, pemeriksaan petugas beserta fasilitas di TIP dan gerbang tol.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dan ketentuan PSBB sesuai Peraturan Daerah yang berlaku,” katanya. (A-2)

Baca Juga

MI/Reza Sunarya

Mentan SYL: Ketahanan Pangan Kunci Gerakkan Ekonomi

👤Reza Sunarya 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 21:25 WIB
SEKTOR pertanian menjadi solusi nyata terhadap dampak yang diakibatkan pandemi covid 19, terutama dengan melemahnya ekonomi...
DOK KEMENTAN

Wagub: Siap Dukung Mentan Jadikan Jabar Penyangga Pangan Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 20:15 WIB
Wagub yang sering dipanggil Kang Uu mengatakan bahwa dalam meningkatkan ekonomi, masyarakat dapat melakukannya lewat pertanian. Karena itu...
DOK KEMENTAN

Komisi IV Dukung Perbaikan Irigasi Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 19:21 WIB
Dedi mengatakan, pemerintah saat ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,44 triliun untuk program padat karya yang diselenggarakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya