Rabu 13 Mei 2020, 13:39 WIB

Kopi Kenangan Terima Pendanaan Seri B Senilai US$109 Juta

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Kopi Kenangan Terima Pendanaan Seri B Senilai US$109 Juta

Medcom.id/Ilham Wibowo
CEO and Co-Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata

 

RITEL minuman kopi kekinian Kopi Kenangan telah mengumpulkan pendanaan Seri B senilai US$109 juta yang dipimpin oleh investor perusahaan, Sequoia Capital.

Investor baru pada pendanaan ini termasuk B Capital, Horizons Ventures, Verlinvest, Kunlun, Sofina, serta investor pendanaan awal Kopi Kenangan yang kembali ikut serta dalam pendanaan seri B, Alpha JWC.

Kopi Kenangan berencana untuk menggunakan pendanaan untuk memperkuat operasi di Indonesia, meluncurkan produk baru, berinvestasi dalam teknologi agar dapat melayani pelanggan dengan lebih baik, serta berbagai upaya untuk melindungi karyawan di tengah pandemi Covid-19.

Pendanaan baru ini mengikuti pendanaan Seri A Kopi Kenangan senilai US$20 juta pada Juni 2019 yang dipimpin oleh Sequoia Capital dan pendanaan awal pada 2018 yang dipimpin oleh investor lokal Alpha JWC.

Pada bulan Desember 2019, Kopi Kenangan juga mengumumkan perluasan pendanaan Seri A dengan investasi tambahan dari antara lain Arrive, perusahaan Roc Nation, Serena Ventures, pemainbasket ternama Caris LeVert, dan CEO & Co-Founder Sweetgreen Jonathan Neman.

"Kita sedang menghadapi krisis eksistensial terbesar di generasi ini. Sulit untuk mengetahui kapan industri-industri di Indonesia akan kembali normal. Nanti, meski keadaan mulai membaik, bisnis akan menjadi sangat berbeda," kata Edward Tirtanata, salah satu pendiri dan CEO Kopi Kenangan, melalui rilis yang diterima, Rabu (13/5).

Baca juga: Selama PSBB, Transaksi GoFood Meningkat

Kopi Kenangan berkomitmen untuk membantu para pengusaha F&B lokal dengan teknologi, investasi, dan bimbingan melalui program akselerator untuk industri makanan, Digitarasa.

Terdapat juga akademi pelatihan baru untuk barista dan pekerja di sektor F&B agar dapat melatih diri mereka lagi dalam menghadapi lanskap yang sedang berubah-ubah.

“F&B adalah salah satu peluang konsumen terbesar di Asia Tenggara dan Kopi Kenangan telah membangun identitas yang sangat otentik dan menarik hati jutaan orang Indonesia. Kami tidak sabar untuk membawa pengalaman yang menyenangkan serta produk Kopi Kenangan lezat ke kategori, format, dan pasar yang lebih luas,” sebut Wakil Presiden Sequoia Capital (India) Singapore Rohit Agarwal.

Didirikan pada 2017, Kopi Kenangan berhasil mengisi celah pasar antara kopi mahal yang disajikan di ritel kopi internasional, yang harganya di luar jangkauan sebagian besar orang Indonesia, dengan kopi instan yang dijual di banyak kios pinggir jalan.

Daya tarik Kopi Kenangan terletak pada berbagai macam resep minuman yang memenuhi selera rasa lokal, serta penerapan model ‘new retail’ yang menggabungkan pengalaman pelanggan secara online dan offline.

Pelanggan memiliki kemudahan untuk melakukan pesanan lewat aplikasi dan mengirimkannya langsung ke depan pintu mereka atau langsung mengunjungi salah satu dari banyak kios.

Kopi Kenangan juga telah mengembangkan bisnis dari ritel grab-and-go yang sebelumnya berpusat pada kopi, menjadi lebih beragam.

Ke depan, perusahaan berencana untuk menawarkan berbagai produk makanan dan minuman (F&B) dari pedagang lokal serta mengembangkan cloud kitchens. (A-2)

 

Baca Juga

Antara

Kemendesa PDTT Terima 500 Aduan Terkait BLT Dana Desa

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:26 WIB
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah menerima 500 aduan terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa...
MI/SUSANTO

Terdampak Covid-19, Pendapatan Perusahaan PR Anjlok Hingga 50%

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:14 WIB
Wabah covid-19 yang tengah melanda Indonesia beberapa bulan terakhir  telah memukul perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi dan...
MI/Heri Susetyo

Perubahan Pelunasan Utang Sukuk Garuda Diumumkan 10 Juni

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:58 WIB
Vice President Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Mitra Piranti mengungkapkan bahwa persetujuan perubahan kesepakatan utang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya