Rabu 13 Mei 2020, 12:16 WIB

KCI Berharap Penyaringan Penumpang KRL di Luar Stasiun

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
KCI Berharap Penyaringan Penumpang KRL di Luar Stasiun

ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Petugas Dishub memeriksa surat tugas kerja calon penumpang KRL di Stasiun Depok Baru, Depok, Jawa Barat.

 

PEMERINTAH Kota Bogor dan Kota Depok akan membatasi warga yang hendak menaiki KRL commuterline. Pembatasan itu dilakukan dengan cara mewajibkan seluruh penumpang menunjukkan surat tugas dari  kantor/perusahaan agar bisa menaikki KRL.

Pembatasan penumpang dilakukan guna mengurangi penularan covid-19.

PT KCI sudah mendengar terkait kebijakan tersebut. Manager External Relations PT KCI Adli Hakim meminta petugas melakukan penyaringan penumpang di luar stasiun.

"Kami sudah mendengar usulan tersebut dan kami sampaikan masukan agar pengecekan surat tugas dilakukan di luar stasiun (akses menuju stasiun)," kata Adli kepada Media Indonesia, Selasa (12/5).

Baca juga: PSBB di Depok Diperpanjang Hingga 26 Mei

Adli menyebut hal itu perlu dilakukan untuk menghindari potensi antrean panjang menuju gate masuk/keluar stasiun terutama di jam-jam sibuk.

Potensi antrean panjang itu bisa timbul karena pihak stasiun juga mewajibkan prosedur pengecekan suhu tubuh kepada setiap penumpang yang akan masuk stasiun.

Pengecekan suhu itu juga merupakan salah satu protokol covid-19 yang dijalankan PT KCI. Penerapannya tetap dengan melakukan physical distancing atau pemberian jarak minimal 1 meter antarpenumpang.

"Supaya tidak terjadi penumpukan karena kami juga menjalankan protokol covid-19 seperti cek suhu tubuh dan pembatasan masuk peron KRL yang tentu juga membutuhkan antrean yang memenuhi syarat physical distancing. Kami siap support," ujar Adli.

Dari pantauan PT KCI di stasiun-stasiun, sejauh ini, Pemkot Depok sudah memberikan sosialisasi kepada warganya dengan menyebar salinan surat edaran Wali Kota Depok terkait kewajiban menunjukkan surat tugas dari perusahaan. Sosialisasi ini terpantau dilakukan di Stasiun Depok Baru dan Stasiun Depok.

Sebelumnya, Pemda Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) ingin membatasi penumpang yang menaikki KRL. Penumpang yang boleh menaikki KRL adalah penumpang yang memiliki surat tugas dari perusahaan yang termasuk sektor dikecualikan.

Sektor-sektor usaha yang dikecualikan tersebut mengikuti yang ada di dalam Peraturan Gubernur DKI No 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Pencegahan Penularan Covid-19 yakni kesehatan, konstruksi, logistik, komunikasi dan teknologi informasi, perhotelan, keuangan, perbankan, industri startegis, pangan/minuman, pelayanan umum dan jasa utilitas, dan industri tertentu. (OL-1)

Baca Juga

Antara/Indrianto eko Suwarso

Mulai 8 Juni, headway MRT Tiap 5 Menit di Jam Sibuk

👤Putri Anisa Yuliani/Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 23:39 WIB
Sementara itu, mulai 8 Juni mendatang, MRT kembali memperpendek headway. Kereta MRT akan tiba tiap 5 menit di jam sibuk pada hari kerja dan...
MI/Pius Erlangga

Ganjil-Genap Sepeda Motor Saat PSBB Transisi, Warganet Girang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 22:47 WIB
"Pembatasan motor itu perlu, harus didukung. Kualitas bahan bakar buruk, motor penyumbang polusi tertinggi di Jakarta,: kata salah...
Antara/Fauzan

1,6 Juta Orang Keluar Jakarta saat Larangan Mudik Berlaku

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 22:05 WIB
"Total kendaraan yang keluar Jakarta sejak itu ada 465.583 kendaraan dengan total 1,6 juta penumpang," kata Kepala Dinas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya